Jumat, 15 Mei 2026

Kualitas Bangunan Jadi Faktor Penting dalam Program Tiga Juta Rumah

Penulis : Happy Amanda Amalia
23 Des 2024 | 22:21 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Pekerja konstruksi. (Istimewa)
Ilustrasi Pekerja konstruksi. (Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Kualitas bangunan yang tahan lama menjadi faktor penting dalam mengembangkan perumahan di Indonesia. Hal ini yang menjadi alasan mengapa beberapa alternatif solusi pembangunan hunian terjangkau dan layak belum bisa dilaksanakan secara masif, terutama di tengah peluncuran program tiga juta rumah yang dicanangkan Pemerintah Republik Indonesia (RI)

General Manager Sales & Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT), Oza Guswar mengatakan bahwa program tiga juta rumah adalah tantangan sekaligus peluang besar bagi industri konstruksi. Produsen Semen Merah Putih itu pun percaya, untuk mendukung program ini diperlukan solusi terintegrasi dari hulu ke hilir, yang mencakup seluruh proses mulai dari produksi semen hingga pengaplikasian beton.

“Semen Merah Putih mengambil peran utama dengan solusi material konstruksi inovatif dan berkelanjutan. Kami tidak hanya mendukung kuantitas pembangunan tetapi juga menjamin kualitas hunian yang memenuhi standar kenyamanan dan keamanan,” ujarnya.

Semisal untuk rumah modular sandwich panel, lanjut Oza, yang sempat diajukan sebagai material pembangunan rumah tahan gempa. Tenyata jenis rumah tersebut belum bisa diaplikasikan secara masif mengingat masih beredar persepsi kualitas tidak tahan lama dan harga jual kembali yang lebih rendah jika dibandingkan rumah konvensional berbahan semen.

ADVERTISEMENT

Fakta itu membuat Semen Merah Putih tertantang mengembangkan strategi pengembangan produknya, untuk ikut berkontribusi menyediakan bahan bangunan berbasis semen yang inovatif, berkualitas, tahan lama dan berkelanjutan.

Semen Merah Putih kemudian menggandeng anak usaha PT Cemindo Gemilang  Tbk., PT Motive Mulia – produsen Beton Merah Putih – dalam mengembangkan solusi inovatif berupa material beton pracetak (precast) untuk konsep rumah modular. Konsep rumah modular ini diklaim mempercepat proses konstruksi sekaligus memastikan efisiensi dan konsistensi kualitas dalam setiap unit rumah yang dibangun.

“Rumah Modular adalah rumah yang dibangun dengan modul hasil prefabrikasi industri, sehingga tidak hanya akan menghemat waktu dan tenaga kerja konstruksi saja, tetapi memastikan bahwa kualitasnya akan sama atau bahkan lebih dari rumah yang dibangun secara konvensional,” ungkap Direktur Operasional Motive Mulia, Akhmad Syamsuddin.

Ditambahkan oleh Akhmad, kualitas rumah modular tersebut diperkuat dengan penggunaan semen hijau (green cement) untuk mendukung konsep konstruksi berkelanjutan.

Lebih lanjut, Oza Guswara menegaskan bahwa produk semen hijau - atau dikenal dengan semen hidrolis produksi Semen Merah Putih  - tidak hanya lebih ramah lingkungan tetapi didesain dan dikembangkan sebagai performance based cement, sehingga akan menghasilkan konstruksi yang kuat dan tahan lama sesuai kebutuhan. 

Head of Marketing Semen Merah Putih, Nyiayu Chairunnikma mengemukakan bahwa rumah tapak masa kini memang harus dirancang dengan pertimbangan banyak aspek. Pasalnya, pembangunan rumah bukan hanya memenuhi pertimbangan kekuatannya, tetapi juga untuk memenuhi aspek keseimbangan bangunan dengan lingkungan. 

Dongkrak Permintaan Semen

Program tiga juta rumah diharapkan tidak sekadar membuka akses hunian bagi masyarakat menengah ke bawah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi signifikan melalui efek domino. Seperti penciptaan lapangan kerja baru dan stabilitas rantai pasok di industri konstruksi.

Proyek besar pemerintah itu dipandang sebagai peluang Semen Merah Putih untuk meningkatkan permintaan pada sektor semen kantong, yang saat ini menyumbang 70% dari total penjualan perusahaan. Dengan adanya program tersebuti, permintaan semen diperkirakan tumbuh sekitar 1% pada tahap awal, sekaligus memberikan dorongan signifikan bagi industri semen nasional di tengah tantangan ekonomi.

Oza menjelaskan bahwa perusahaan memiliki kapasitas produksi yang cukup besar dan siap mendukung program tiga juta rumah melalui sistem distribusi semen yang efisien.

“Saat pasar menghadapi berbagai tantangan dan fluktuasi, program besar pemerintahan Prabowo ini menjadi angin segar yang dapat memberikan momentum bounce back bagi industri semen nasional,” ujar dia.

Ketua Umum Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Jawa Barat, TB Nasrul Ibnu HR, menyatakan pentingnya kolaborasi antara produsen material dan pelaku konstruksi. Menurut dia, kolaborasi antara produsen material konstruksi seperti Semen Merah Putih dan pelaksana konstruksi menjadi kunci sukses dalam percepatan program 3 juta rumah ini.

“Dibutuhkan cara aplikasi yang tepat dan pekerja konstruksi yang handal untuk mendapatkan hasil bangunan berkualitas dalam kurun waktu cepat. Dengan solusi terintegrasi dari hulu ke hilir, kami optimistis pelaku konstruksi dapat menjawab tantangan pembangunan dengan standar yang tinggi," ujar Nasrul.

Dalam rencana ke depan, GAPENSI siap menjajaki peluang kerja sama lebih lanjut dengan pemerintah dan pelaku industri lainnya dalam ikut mendukung percepatan program 3 juta rumah. Pendekatan ini mencakup penawaran material konstruksi inovatif yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah.

Sementara itu sejalan dengan inovasi produk dan nilai keberlanjutan sebagai landasan utama, Semen Merah Putih berharap dapat terus mendukung inisiatif pemerintah dalam mewujudkan hunian yang memenuhi aspek teknis, serta memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi penghuninya, sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan hidup.

“Dengan mengutamakan produk yang memiliki efisiensi energi tinggi dan ramah lingkungan, Semen Merah Putih mendukung target pemerintah dalam mengurangi emisi karbon, selaras dengan visi keberlanjutan yang saat ini menjadi fokus dalam industri konstruksi,” tutur Oza.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 21 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia