Jumat, 15 Mei 2026

Sektor Hulu Migas Jadi Kunci Swasembada Energi Nasional

Penulis : Gesa Vitara
25 Des 2024 | 11:54 WIB
BAGIKAN
Sektor energi minyak dan gas bumi (migas).
Sektor energi minyak dan gas bumi (migas).

JAKARTA, investor.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berupaya untuk menyukseskan program swasembada energi yang digaungkan dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah langkah strategis di sektor energi, khususnya minyak dan gas bumi (migas). 

Upaya ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada impor energi, serta meningkatkan ketahanan energi nasional. Sektor hulu migas dinilai menjadi kunci dalam menyukseskan program swasembada energi di masa pemerintahan Presiden Prabowo. 

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pencapaian swasembada energi memerlukan peningkatan lifting migas yang berkelanjutan dan optimal. Salah satu langkah yang ditekankan oleh Bahlil adalah reaktivasi sumur-sumur menganggur idle yang tidak berproduksi. Menurutnya, potensi yang ada di sumur-sumur yang telah lama tidak beroperasi ini sangat besar untuk meningkatkan lifting migas nasional.

ADVERTISEMENT

"Kami mengincar tambahan lifting migas dari sumur idle yang memiliki potensi besar," ujar Bahlil.

Saat ini, kata Bahlil, Indonesia memiliki 44.985 sumur migas. Dari jumlah itu, sebanyak 16.433 sumur aktif berproduksi, 16.990 sumur idle tidak berproduksi, dan 11.562 sumur lain-lain abandoned, injection, dry-hole. Terdapat 4.993 sumur idle yang tidak memiliki potensi hydrocarbon (HC), 4.495 sumur idle yang memiliki potensi HC, dan 7.502 sumur idle yang dalam proses reviu.

Lebih jauh Bahlil menjelaskan, reaktivasi sumur-sumur migas idle mampu mengembalikan produksi minyak Indonesia hingga di atas 1,5 juta barel per hari sebagaimana pernah terjadi pada 1997. Dengan begitu, kesenjangan (gap) antara kebutuhan dan produksi migas dalam negeri dapat diperbaiki.

"Jadi kondisi 1997 terbalik dengan kondisi sekarang. Kalau dahulu kita ekspor 1 juta barel per hari, sekarang kita impor 1 juta barel per hari," kata Bahlil.

Saat ini, sambung Bahlil, kebutuhan konsumsi minyak Indonesia rata-rata adalah 1,6 juta barel per hari. Peningkatan lifting minyak dan gas bumi menjadi salah satu langkah strategis Kementerian ESDM untuk mewujudkan swasembada energi. Selain itu, untuk memacu investasi di sektor hulu migas, pemerintah Indonesia juga menerapkan skema baru gross split yang lebih kompetitif. Skema ini bertujuan untuk memberikan insentif yang lebih menarik bagi investor, sekaligus mempercepat eksplorasi dan produksi migas.

"Skema gross split yang baru lebih kompetitif dan dirancang untuk menarik minat investor global. Diharapkan dapat mempercepat peningkatan kapasitas produksi migas dalam negeri," kata Bahlil.

Adapun, penandatanganan Kontrak Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (WK Migas) Central Andaman merupakan skema baru gross split. Tanda tangan dilakukan oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Konsorsium Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), yakni Harbour Energy Central Andaman Ltd. dan Mubadala Energy (Central Andaman) Rsc Ltd.

Kontrak WK Central Andaman ini adalah sejarah baru bagi investasi sektor migas, karena merupakan kontrak dengan skema new gross split yang pertama, sesuai ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kontrak Bagi Hasil Gross Split.

Pemerintah juga tidak tinggal diam dalam mendukung upaya ini dengan menyederhanakan proses perizinan di sektor migas. Untuk mempercepat kegiatan eksplorasi, Kementerian ESDM telah memangkas ratusan perizinan yang selama ini menghambat proses eksplorasi migas.

Bahlil menegaskan, pemerintah telah memangkas izin eksplorasi migas dari 320 menjadi hanya 140 izin untuk menarik lebih banyak investor dan mempercepat eksplorasi.

"Kami ingin memastikan bahwa eksplorasi migas tidak terhambat oleh birokrasi yang rumit. Kami telah memangkas ratusan perizinan untuk mempercepat eksplorasi migas di Indonesia," ungkap Bahlil.

Editor: Gesa Vitara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia