Amankan Produksi Beras, Waspadai Hama dan Banjir
9 Jan 2025 | 10:00 WIB
JAKARTA, investor.id–Kementerian Pertanian (Kementan) meminta daerah sentra produksi padi/beras mewaspadai potensi serangan hama penyakit dan banjir seiring mulai masuknya musim hujan bulan ini. Mitigasi yang tepat dan cepat melalui langkah-langkah pengamanan produksi bisa menghindari terjadinya gagal panen (puso). Di 2025, pemerintah menargetkan produksi 32 juta ton beras agar tidak ada lagi impor lewat kanal Perum Bulog.
Dalam publikasi Kementan, dalam rerata kejadian lima tahun terakhir (2019-2023), lahan pertanaman padi di Indonesia yang terkena hama penyakit (organisme pengganggu tanaman/OPT) mencapai 215.537-411.890 hektare (ha) dan yang berakhir puso 1.751-7.474 ha per tahun. Wilayah-wilayah langganan terserang OPT antara lain Lampung Tengah, Subang, Karawang, Pemalang, Indramayu, Sleman, Bojonegoro, dan Konawe.

