Kamis, 14 Mei 2026

VinFast Mau Investasi di Sulawesi Selatan

Penulis : Prisma Ardianto
10 Jan 2025 | 23:11 WIB
BAGIKAN
VinFast e34. (B-Universe Photo/Monique Handa Shafira)
VinFast e34. (B-Universe Photo/Monique Handa Shafira)

MAKASSAR, investor.id – VinFast Asia, produsen startup otomotif swasta asal Vietnam melakukan penjajakan investasi di kawasan Sulawesi Selatan. Perusahaan tertarik untuk ikut serta meramaikan ekosistem mobil listrik di Indonesia.

VinFast Asia adalah bagian dari VinGroup, salah satu perusahaan swasta terbesar di negara tersebut. VinFast Asia memiliki aspirasi untuk setiap orang dapat menikmati akses kendaraan listirk yang cerdas, aman, sekaligus ramah lingkungan.

Minat investasi VinFast Asia di Indonesia ditandai pertemuan CEO VinFast Asia, Amb Pham Sanh Chau dengan Pj Gubernur Sulsel Fadjry Djufry di Makassar, pada Jumat, (10/1/2024).

ADVERTISEMENT

Amb Pham Sanh Chau mengucapkan terima kasih atas sambutan pemerintah Sulawesi Selatan kepada dirinya. Ia menyebut Sulawesi Selatan sangat aman dan indah untuk membangun ekosistem bisnis kendaraan listrik.

Ia menyebut, daerah ini “Kota Makassar sangat indah, sehingga kita harus menjaga hal tersebut dan hal tersebut selaras dengan pembangunan ekosistem electric vehicle di Kota Makassar ini,” ungkap Amb Pham Sanh Chau, seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu, Direktur Utama PT Tiran Group, Rahman Arif yang ikut mendampingi rombongan VinFast menyampaikan maksud kedatangan mereka ke Makassar, Sulsel. Dia menuturkan, VinFast Asia tertarik berinvestasi mobil listrik, dengan harapan wilayah Sulawesi Selatan bisa didominasi oleh mobil listrik.

“Selain sistem investasinya, juga mengenai ekosistemnya ada berbagai macam seperti taksi, dan berbagai perdagangan lain,” ungkap Ramman.

Di samping itu, Pj Gubernur Sulsel Fadjry Djufry mengatakan, pihaknya menyambut baik jika VinFast ingin berinvestasi di Sulawesi Selatan. Pemda Sulawesi Selatan akan memberikan kemudahan bagi para investor yang ingin berinvestasi.

“Kami sangat terbuka jika ada investor yang ingin berinvestasi. Tentunya ini akan memberikan efek domino terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 21 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 51 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia