Jumat, 15 Mei 2026

Harga Cabai Rawit Kian Bikin Menangis, Tembus Rp 150 Ribu per Kg

Penulis : Wawan Kurniawan
12 Jan 2025 | 17:15 WIB
BAGIKAN
Pedagang cabai di pasar tradisional Tangerang
Pedagang cabai di pasar tradisional Tangerang

TANGERANG, investor.id – Pedagang makanan (kuliner) terpaksa menaikkan harga jualannya akibat lonjakan harga cabai rawit merah yang kian menggila. Sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tangerang, Banten harga cabai rawit merah tembus hingga Rp 150 ribu per kilogram, Minggu (12/1/2025).

Pedagang sayuran, Madil menyampaikan, kenaikan cabai yang signifikan ini terjadi sejak tiga hari terakhir. Sebelumnya harga cabai rawit merah masih berada di kisaran Rp 120 ribu per kg.

"Cabai rawit merah sekarang Rp 150 ribu, kalau normalnya hanya Rp 40 ribu sekilo. Cabai rawit hijau, kemarin kita jual Rp 80 ribu, sekarang sudah Rp 100 ribu sekilo. Kalau normal cabai rawit hijau cuma Rp 30 ribu sekilo," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Sedangkan cabai merah keriting, lanjut Madil, kini berada di kisaran Rp 80 ribu per kg, padahal normanya hanya Rp 40 ribu per kg. Selain cabai, sayuran di antara kol dan kentang juga ikut mengalami kenaikan.

"Harga kol sekarang Rp 10 ribu, bisanya cuma Rp 6 ribu sekilo. Kentang sekarang di kisaran Rp 18 ribu sampai Rp 20 ribu sekilo, normalnya cuma Rp 12 ribu sekilo," jelas Madil. 

Madil mengatakan, kenaikan harga sayuran terutama komoditas cabai terjadi karena faktor cuaca buruk. Para petani yang gagal panen membuat pasokan ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tangerang berkurang.

"Faktor cuaca jadi petani gagal panen. Pasokan cabai semalam juga kosong, nggak dapat pasokan. Kalau cabai mahal begini, omzet pedagang turun semuanya. Turun kisaran 70%," katanya.

Kenaikan harga cabai juga dikeluhkan masyarakat, terutama pedagang kuliner. Nina penjual seblak di Tigaraksa mengaku, terpaksa harus menaikan harga jual seblaknya untuk mencegah kerugian.

"Mudah-mudahan stabil lagi, keberatan kalau harga cabai segitu. Menyiasatinya paling kita naikkan harga seblaknya. Tadinya harga seblak Rp 15 ribu, sekarang jadi Rp 16 ribu per porsi," tuturnya.

Sementara itu, warga Tigaraksa, Nina mengaku harus mengurangi jumlah pembelian cabai. Pengurangan jumlah pembelian cabai dilakukannya agar bisa membeli bahan pangan yang lainnya.

"Keberatan banget, paling kita kurangi belanjanya. Sebelumnya beli sekilo, sekarang beli setengah kilo atau seperempat. Pengennya harga cabai sama bahan pokok lainnya turun lagi," tandasnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 33 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 37 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia