Jumat, 15 Mei 2026

Menciptakan Produk Ramah Lingkungan Lewat Penerapan Prinsip ESG

Penulis : Happy Amanda Amalia
9 Feb 2025 | 21:59 WIB
BAGIKAN
Danone Indonesia. (Istimewa)
Danone Indonesia. (Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Penerapan prinsip lingkungan, sosial dan tata kelola atau environmental, social, and governance (ESG) oleh perusahaan-perusahaan menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Ini berarti makin banyak perusahaan yang menyadari perlunya mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam kegiatan operasional.

Salah satu perusahaan, Danone Indonesia menyampaikan komitmennya terhadap iklim dengan menargetkan Net Zero Emission pada 2050 dan positive water balance di 2030.

“ESG menjadi hal yang berjalan beriringan dengan bisnis perusahaan di mana setiap mendesain, ekonomi sirkular harus menjadi elemennya. Danone juga melakukan pertanian regeneratif yang banyak berhubungan dengan kesehatan, pemberdayaan peternak atau petani, serta pengelolaan air. Sekalipun ini menjadi beban biaya, tapi kami punya komitmen dan berusaha menjadikannya sebagai value added,” ujar VP General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto.

ADVERTISEMENT

Dijelaskan lebih lanjut oleh Vera bahwa semua bisnis model yang dilakukan Danone dari hulu ke hilir selalu menghitung berapa jumlah emisi karbon yang dihasilkan. Hal itu bertujuan supaya dapat menciptakan produk yang ramah lingkungan.

“Satu industri kami juga punya komitmen untuk bisa memasang solar panel di seluruh pabrik. Saat ini sudah delapan pabrik yang menggunakannya dan kita sudah sampai tujuh atau delapan pabrik. Kita pasti akan lanjutkan dengan 24 pabrik, tapi tentunya kita juga butuh kebijakan yang mendukung,” katanya.

Belum lama ini, praktik-praktik penerapan prinsip ESG Danone Indonesia mendapat apresiasi dalam “ESG Sustainability Forum 2025.” Kegiatan ini menilai perusahaan-perusahaan yang memiliki perhatian lebih, di atas rata-rata industri, atas praktik bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Perkembangan penerapan prinsip ESG sendiri tampak memperlihatkan kemajuannya. Namun masih ada tantangan dari segi kecepatan dan pemerataan demi implementasi yang lebih optimal. Oleh karenanya perlu kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dengan berfokus pada upaya mitigasi dampak dari perubahan iklim melalui pengurangan emisi, penciptaan lapangan kerja yang inklusif, serta peningkatan tata kelola yang mendukung.

Guna menunjukkan konsistensi dalam membawa kebaikan untuk masyarakat dan lingkungan, Danone Indonesia yang terdiri atas Danone-AQUA dan Danone Specialized Nutrition Indonesia juga telah memperoleh sertifikasi B Corporation atau B Corp.

Sebagai informasi, B Corp adalah sertifikasi untuk perusahaan yang memenuhi standar tinggi dalam hal kinerja sosial dan lingkungan secara keseluruhan, transparansi dan akuntabilitas, yang diberikan oleh B Lab – sebuah lembaga yang fokus mendorong perusahaan profit untuk meningkatkan dampak positif dari kegiatan usahanya, menjadikan sebuah bisnis sebagai kekuatan untuk kebaikan.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia