Menaker Ungkap Pesangon dan THR Karyawan Sritex Belum Dibayarkan
JAKARTA, investor.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan pesangon dan tunjangan hari raya (THR) karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) ternyata belum dibayar.
Menurut Yassierli, kurator telah membayar upah sampai dengan Februari 2025. Sementara itu, pembayaran pesangon, penghargaan masa kerja, penggantian hak, dan THR akan dibayar dari hasil penjualan asset boeddel.
“Yang belum adalah memang terkait pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak yang akan dibayar dari hasil penjualan asset boedel dan THR juga sama, akan dibayar dari hasil penjualan asset boedel,” kata Yassierli saat melakukan rapat kerja (raker) dengan Komisi IX di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (11/3/2025).
Ditambahkan Yassierli, jaminan hari tua (JHT), jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) hingga Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) juga menjadi hak pekerja Sritex. Saat ini, pemerintah sedang mengusahakan hak-hak tersebut dapat dirasakan sebelum Lebaran 2025.
“Ini yang kemudian kita sedang upayakan bersama menjadi sesuatu yang kita berharap bisa dimanfaatkan sebelum Hari Raya Idulfitri dengan jumlah yang cukup signifikan,” pungkasnya.
Yassierli menyebut pemerintah memiliki platform SIAPkerja, yakni layanan digital dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang membantu masyarakat dalam mencari pekerjaan dan mengakses informasi ketenagakerjaan. Platform ini juga menjadi interface untuk menjadi pencairan klaim JKP.
Berdasarkan data 10 Maret 2025, manfaat JKP berupa uang tunai telah dicairkan oleh 1.888 peserta dari 2.776 permohonan pengajuan. Sementara itu, manfaat JHT telah dicairkan oleh 3.544 peserta dari 4.539 permohonan pengajuan.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






