Jumat, 15 Mei 2026

Awas Produk Dalam Negeri Tergilas Pelonggaran Impor

Penulis : Hendro Dahlan Situmorang
9 Apr 2025 | 22:19 WIB
BAGIKAN
Wakil Ketua Komisi XI DPR, M Hanif Dhakiri. (Foto: istimewa)
Wakil Ketua Komisi XI DPR, M Hanif Dhakiri. (Foto: istimewa)

JAKARTA, investor.id – Wakil Ketua Komisi XI DPR, M Hanif Dhakiri menyampaikan apresiasi atas niat Presiden Prabowo Subianto menghapus kuota impor untuk sejumlah komoditas strategis. Meski begitu, ia juga memperingatkan agar produk-produk dalam negeri tidak tergilas kebijakan pasar bebas yang belum sepenuhnya setara.

Menurut Hanif, langkah Presiden Prabowo terbilang progresif dan berani. Ini juga jadi cerminan bahwa pemerintah serius untuk membongkar tata niaga yang selama ini dikuasai oleh kelompok rente dan praktik tidak sehat.

“Presiden mengambil langkah yang tepat dan berani. Ini membuka jalan bagi perbaikan struktur perdagangan nasional yang lebih efisien dan transparan. Hal ini tentunya memberi ruang produsen dalam negeri,” ujar Hanif dalam keterangannya, Rabu (9/4/2025).

ADVERTISEMENT

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengingatkan bahwa liberalisasi impor tidak boleh dilepaskan begitu saja tanpa pengaman dan kebijakan penyeimbang. Negara tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa produsen dalam negeri tidak tergilas dalam kompetisi pasar bebas yang belum sepenuhnya setara.

“Pasar bebas harus disertai keadilan. Jangan sampai pelaku usaha nasional, terutama yang selama ini menopang kebutuhan pokok masyarakat, kehilangan ruang hidup karena banjir produk impor murah,” kata dia.

Selain perihal keadilan, Hanif yang juga Menteri Ketenagakerjaan periode 2014-2019 menyatakan, pemerintah juga perlu mempercepat penguatan industri substitusi impor, yakni sektor-sektor strategis yang mampu memproduksi baran-barang yang selama ini terlalu bergantung pada impor.

“Jangan hanya bicara soal membuka pintu, tapi juga soal menyiapkan dapur sendiri. Penguatan industri substitusi impor adalah kunci kemandirian ekonomi jangka panjang,” ujar dia.

Memihak ke Siapa?

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia