Jumat, 15 Mei 2026

Menteri Perdagangan se-Asean Merapat Bahas Tarif Trump

Penulis : Bambang Ismoyo
10 Apr 2025 | 16:18 WIB
BAGIKAN
Bendera dari negara-negara anggota Asean. (Sumber: Asean.org)
Bendera dari negara-negara anggota Asean. (Sumber: Asean.org)

JAKARTA, investor.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menggelar pertemuan dengan sejumlah petinggi negara-negara di kawasan Asia Tenggara, khususnya yang membidangi urusan perdagangan. Adapun pertemuan tersebut dalam forum bertajuk Special Asean Economic Minister (AEM) Meeting secara daring.

Mendag RI mengungkapkan, rapat bersama para Menteri Perdagangan se-Asean ini membahas dinamika perekonomian di tingkat global. Terbaru, sejumlah negara tengah menyiapkan beragam strategi untuk menekan dampak adanya kebijakan tarif resiprokal seperti yang telah diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

“Pagi ini, saya bersama para Menteri yang membidangi perdagangan di negara-negara Asean mengikuti Special Asean Economic Minister (AEM) Meeting secara virtual,” ungkap pria yang akrab disapa Busan, melalui unggahan di media sosial pribadinya, Kamis (10/4/2025).

ADVERTISEMENT

“Dalam pertemuan ini, kami membahas respon Asean terhadap kebijakan tarif Amerika Serikat,” sambung dia.

Mendag Busan menegaskan bahwa Indonesia dan negara-negara Asean akan mengedepankan langkah negosiasi, dibandingkan retaliasi. Adapun kesepakatan Asean ini terjadi melalui Joint Statement.

“Bersama-sama kami menyepakati Joint Statement bahwa Asean akan mengedepankan langkah diplomasi dan negosiasi, serta tidak akan melakukan tindakan balasan,” papar Mendag Busan.

Terbaru, Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan penundaan tarif resiprokal selama 90 hari kepada berbagai mitra dagang, kecuali China pada Rabu (9/4/2025).

Trump memutuskan untuk memberikan tarif resiprokal 10% kepada negara-negara yang sebelumnya diwacanakan akan dikenakan tarif lebih tinggi. Meskipun terjadi penundaan, seluruh negara mitra dagang AS termasuk Indonesia dan negara-negara Asean, tengah mempersiapkan agar kebijakan tersebut tidak terlalu memberi dampak negatif.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 54 detik yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia