Jumat, 15 Mei 2026

Bahlil Dukung PLN Kembangkan Penggunaan Hidrogen bagi Industri Strategis Nasional

Penulis : Alfida Rizky Febrianna
15 Apr 2025 | 17:35 WIB
BAGIKAN
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (tengah) bersama Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eniya Listiani Dewi (kedua kanan), Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana (kedua kiri), Dirut PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo (kiri) dan Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Julfi Hadi (kanan) secara simbolis membuka acara Global Hydrogen Ecosystem 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Selasa (15/4/2025). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (tengah) bersama Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eniya Listiani Dewi (kedua kanan), Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana (kedua kiri), Dirut PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo (kiri) dan Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Julfi Hadi (kanan) secara simbolis membuka acara Global Hydrogen Ecosystem 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Selasa (15/4/2025). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) berkoordinasi mengembangkan pemanfaatan hidrogen bagi industri strategis nasional. Hal tersebut dinyatakan dalam acara Global Hydrogen Ecosystem Summit and Exhibition yang digelar Jakarta International Convention Center, pada 15-17 April 2025.

Bahlil menyampaikan, pengembangan hidrogen ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait swasembada energi yang mencakup energi hijau, energi baru terbarukan, serta hidrogen melalui hilirisasi.

“Pemanfaatan hidrogen dapat turut mendukung industri strategis nasional. Saya tahu betul ketika Indonesia mendorong pengembangan mobil listrik atau mobil baterai, hidrogen ini masih mahal dulunya, Belum kompetitif secara harga. Dan ini merupakan teknologi yang baru,” ungkap Bahlil, saat membuka acara di JICC, Jakarta, Selasa (15/4/2025).

ADVERTISEMENT

Adapun Indonesia memiliki tiga sumber yang dapat digunakan sebagai bahan baku hidrogen melalui proses hilirisasi. “Hidrogen ini bahan bakunya ada tiga yang kita punya. Batu bara, gas, dan air,” sambungnya.

Bahlil mengungkapkan, Indonesia memiliki cadangan batu bara, gas dan air yang melimpah. Dengan cadangan batu bara nasional terbesar keenam di dunia, produksi gas nasional yang bakal meningkat dua kali lipat dalam dua tahun ke depan, serta sumber air mencapai 3.600 giga watt yang cukup menjadikan Indonesia unggul untuk mengembangkan hidrogen.

“Kalau kita mampu lakukan itu (pengembangan hidrogen), kita akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan kurang lebih sekitar 300 ribu orang dan bisa mendatangkan devisa kurang lebih sekitar US$ 70 miliar. Ini adalah sebuah langkah-langkah yang menurut saya sangat tepat,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, saat ini pihaknya memiliki pasokan hidrogen berlebih yang dihasilkan dari proses elektrolisis air, yakni mencapai 128 ton.

Dia menerangkan, pasokan hidrogen berlebih tersebut berasal dari proyek elektrolisis air untuk pendingin pembangkit listrik yang PLN kerjakan bersama peneliti-peneliti terbaik di Indonesia. Proyek tersebut menghasilkan hidrogen mencapai 200 ton, sementara PLN hanya membutuhkan 75 ton.

“Kebetulan di PLN, pembangkit kami itu butuh pendingin. Pendinginnya apa? Hidrogen. Maka, kami nyetrum air untuk dapat hidrogen untuk mendinginkan pembangkit kami. Eh, salah hitung, produksinya 200 ton, yang dipakai 75 ton, 128 ton sisanya menjadi excess supply (kelebihan pasokan). Nah, begitu ada excess supply, inilah yang kita gunakan,” terang dia.

Lebih Murah

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia