Jumat, 15 Mei 2026

Komitmen Aspebindo Dukung Ketahanan Energi Berkelanjutan

Penulis : Yustinus Patris Paat
22 Apr 2025 | 20:11 WIB
BAGIKAN
Ketum Aspebindo Anggawira di acara rapat kerja dan halalbihalal Lebaran 2025 Aspebindo di Sentul, Bogor  (17/4/2025). (Foto: IST)
Ketum Aspebindo Anggawira di acara rapat kerja dan halalbihalal Lebaran 2025 Aspebindo di Sentul, Bogor (17/4/2025). (Foto: IST)

JAKARTA,investor.id- Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (Aspebindo) berkomitmen untuk terus mendukung ketahanan energi berkelanjutan di Indonesia. Untuk itu, Aspebindo siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk mewujudkan komitmen tersebut.

“Kami ingin agar Aspebindo dapat terus dipercaya sebagai jembatan komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah. Banyak masukan kritis dari anggota yang bisa menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan nasional," kata Ketua Umum Aspebindo Anggawira kepada wartawan, Selasa (22/4/2025).

Seiring dengan itu, Aspebindo sudah melakukan konsolidasi secara organisasi untuk mendukung langkah percepatan ketahanan energi berkelanjutan. Konsolidasi ini dilakukan pada saat rapat kerja dan halalbihalal Lebaran 2025 Aspebindo Sentul, Bogor pada 17 April 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

“Rapat kerja saat itu, merupakan momentum untuk menyatukan langkah dan menyusun kerja-kerja strategis ke depan. Harus dipastikan setiap program kerja yang dijalankan memberikan dampak nyata bagi sektor energi, mineral, dan batubara," ungkap dia.

Di sisi lain, pihaknya juga membahas program-program yang akan disinergikan dengan para pemangku kebijakan, termasuk koperasi, organisasi keagamaan, perguruan tinggi, dan instansi pemerintah. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting dalam upaya mewujudkan ketahanan energi nasional.

“Tidak bisa bicara soal ketahanan energi hanya dari satu sisi saja. Semua pihak harus dilibatkan, mulai dari pelaku industri energi, pemerintah sebagai pemangku kebijakan, hingga masyarakat. Inilah mengapa Aspebindo ingin menjadi ruang temu lintas sektor yang mewadahi hal tersebut," jelas Anggawira.

Selain membahas program strategis, rapat kerja ini juga menjadi wadah bersama untuk bertukar gagasan, mengevaluasi langkah-langkah yang telah dilakukan, serta merancang arah gerak ke depan.

"Seluruh pengurus sepakat bahwa tantangan sektor energi di masa mendatang harus dihadapi dengan kerja sama yang erat, pendekatan yang inovatif, serta semangat keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya energi, mineral, dan batubara," tutur dia.

Ekosistem Energi

Sekretaris Jenderal Aspebindo I Made Nugraha Jaya Wardana juga menekankan pentingnya membangun ekosistem energi yang inklusif dan adaptif.

“Kami melihat program yang disampaikan masing-masing bidang sangat menarik dan bagus. Harapan kami, setelah rapat kerja ini seluruh pengurus dapat menjalankan program yang telah disampaikan, bukan sekadar menyusunnya, tetapi benar-benar mengeksekusinya,” ujar Made.

Ia juga mengingatkan bahwa orientasi asosiasi tidak semata-mata pada sisi bisnis. Dia juga berharap pemerintah memberikan perhatian yang lebih besar terhadap peran asosiasi dalam mengawal transformasi energi sekaligus menjaga kepentingan pelaku usaha nasional.

“Kami ingin para anggota dan pengurus juga ikut berkontribusi dalam mewujudkan transisi energi yang berkelanjutan. Kita perlu terbuka, adaptif terhadap perubahan, dan siap berkolaborasi lintas sektor," pungkas Made.

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 54 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia