Jumat, 15 Mei 2026

Konsorsium LG Hengkang, Prabowo: Ada Perusahaan Lain, Tunggu Saja

Penulis : Prisma Ardianto
22 Apr 2025 | 22:03 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto (kiri) menerima kedatangan Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi (kanan) sebelum pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/4/2025). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) menerima kedatangan Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi (kanan) sebelum pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/4/2025). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan ada perusahaan lain yang memasok baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia, setelah konsorsium asal Korea Selatan yang dipimpin LG memilih hengkang.

“Ya, pasti ada kerja sama dengan perusahaan lain, tunggu saja,” ujar Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (22/4/2025), menanggapi kabar hengkangnya konsorsium Korea Selatan, seperti dikutip dari Antara.

Dalam pernyataan pers yang disampaikan seusai menggelar pertemuan tertutup bersama Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato’ Seri Dr. Ahmad Zahid bin Hamidi itu, Prabowo juga menegaskan keyakinannya terhadap potensi Indonesia di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

“Indonesia besar, Indonesia kuat, Indonesia cerah,” ujar Presiden.

Yonhap, media asal Korea Selatan mengabarkan pada Jumat (18/4/2025) bahwa konsorsium yang dipimpin LG memutuskan untuk menarik proyek senilai 11 triliun won (sekitar Rp 130,7 triliun) di Indonesia. Sebelumnya, konsorsium itu bermaksud memasok baterai kendaraan listrik di Indonesia.

Pihak-pihak dalam konsorsium meliputi LG Energy Solution, LG Chem, LX International Corp, dan mitra lainnya, telah bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan sejumlah perusahaan milik negara untuk membangun “rantai nilai menyeluruh” untuk baterai kendaraan listrik.

Tadinya, inisiatif tersebut berupaya untuk mencakup seluruh proses mulai dari pengadaan bahan baku hingga produksi prekursor, bahan katode dan pembuatan sel baterai. Batalnya investasi LG di Indonesia disebut-sebut karena terbitnya UU TNI terbaru.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 55 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia