Program IM3 Platinum Indosat (ISAT) Kerek Pelanggan hingga 50%
JAKARTA,investor.id- PT Indosat Tbk atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berhasil menambah jumlah pelanggan pasca bayar melonjak hingga 50% melalui program IM3 Platinum yang diluncurkan pada November 2024 lalu. IM3 platinum sendiri merupakan layanan pasca bayar yang memang ditargetkan untuk pelanggan kelas atas (high end).
Saat ini, Indosat memiliki total pelanggan sekitar 98,7 juta, yang terdiri dari pelanggan pra bayar dan pasca bayar. Meski demikian, Indosat tidak membeberkan secara gamblang jumlah pelanggan pasca bayar saat ini.
Baca Juga:
Langkah Cerdas Indosat (ISAT) Adopsi AI"Setelah kita me-launching IM3 Platinum, pelanggan kita bertambah 50% dibandingkan sebelum launching Platinum. Dan tentunya ini juga harapan kita ke depan, tidak hanya double, tapi triple, terus bertambah seiring berjalan waktu," kata Gede Khristna Jaya, EVP Head of Sales & Distribution Indosat saat press conference Platinum Day with iPhone 16 di Senayan City, Jakarta, Jumat (25/4/2025).
Adapun IM3 Platinum merupakan layanan pasca bayar dengan berbagai benefit bagi pelanggan kelas atas, Seperti, kuota besar di semua jaringan hingga 300GB, telpon ke operator lain hingga 100 menit, SMS ke semua operator hingga 100 SMS, hingga diskon tagihan Google Play untuk semua varian paket.
Terbaru, IM3 Platinum bekerjasama dengan beberapa pihak seperti Erajaya dan iBox dengan menghadirkan bundling iPhone 16 dengan kuota 200GB. Serta cicilan mulai dari Rp1,5 juta per bulan bersama Home Credit.
Sementara, SVP Head of National Brand IM3 Indosat Essy Prita Cinta menuturkan, strategi pengembangan pasar layanan pasca bayar yang diterapkan IM3 Platinum mulai menunjukkan geliat keberhasilan.
Meski pun saat ini, pertumbuhan pengguna layanan pasca bayar IM3 Platinum saat ini masih terkonsentrasi di delapan kota besar, meliputi Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Bandung, dan Makassar.
Namun, pertumbuhan tersebut juga akan terus meluas ke pasar Indonesia Timur, sejalan dengan tergelarnya jaringan yang terus meluas di wilayah tersebut.
“Soal jaringan, jangan khawatir kita juga terus menggelar layanan hingga ke Indonesia Timur. Indonesia Timur juga memiliki trafik jaringan yang signifikan,” tutur Essy.
Editor: Emanuel
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






