Jumat, 15 Mei 2026

WISCA 2025, Apresiasi terhadap Komitmen Pembentukan Budaya K3 

Penulis : Windarto
3 Mei 2025 | 18:48 WIB
BAGIKAN
CEO PT Prima Armada Raya sedang memaparkan budaya K3 di perusahaannya, dalam CEO Talk WISCA 2025, Jumat (2/5/2025).
CEO PT Prima Armada Raya sedang memaparkan budaya K3 di perusahaannya, dalam CEO Talk WISCA 2025, Jumat (2/5/2025).

JAKARTA, investor.id - Pembangunan budaya K3 memerlukan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder). Pemerintah Indonesia selaku stakeholder utama, pada 2014 lalu telah mencanangkan program “Indonesia Berbudaya K3.”

World Safety Organization (WSO) Indonesia memandang perlu untuk mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam membangun budaya K3 di perusahaan masing-masing. 

Chairman WSO Indonesia Soehatman Ramli mengatakan, sebagai bentuk apresiasi dan mendorong terciptanya budaya K3, sejak 2020, WSO Indonesia rutin menggelar WISCA (WSO Indonesia Safety Culture Award).

ADVERTISEMENT

“WISCA bukan perlombaan. Tetapi merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan-perusahaan yang telah menerapkan aspek K3 dengan baik dan telah menjadikan K3 sebagai budaya di perusahaan,” kata Soehatman Ramli, Chairman WSO Indonesia, Jumat (2/5/2025).

Menurut Soehatman, melalui WISCA, WSO Indonesia terus mendorong kalangan industri di Indonesia untuk terus meningkatkan kematangan budaya K3 di perusahaannya masing-masing.

Sejak dihelat pertama kali, lebih 100 perusahaan di Indonesia yang telah mencapai kematangan budaya K3. Kematangan budaya K3 adalah tingkat kedewasaan suatu organisasi dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip K3 dalam seluruh aspek operasi dan budaya perusahaan.

Terdiri lima tingkatan, yaitu Patologis (1), Reaktif (2), Kalkulatif (3), Proaktif (4), dan Generatif (5). “Semakin tinggi tingkatan kematangan budaya yang dicapai, semakin bagus tingkat penerapan K3 di perusahaan. Kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja juga menjadi sangat rendah,” kata Soehatman.

Pada gelaran WISCA 2025, WSO Indonesia memberikan apresiasi kepada 29 perusahaan. Yaitu sembilan perusahaan kategori Platinum (tingkat budaya Generatif), 19 perusahaan kategori Gold (Proaktif), dan satu perusahaan kategori Silver (Kalkulatif).

“Tahun ini ada 9 perusahaan yang meraih penghargaan Platinum. Tahun sebelumnya hanya 7. Hal ini membuktikan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut terus meningkatkan kematangan budaya K3 di perusahaan masing-masing,” katanya.

Hal positif dari kegiatan WISCA, tambah Soehatman, kasus kecelakaan kerja dan penyakit terkait kerja dari perusahaan-perusahaan tersebut bisa diminimalisir serendah mungkin. 

Pada gelaran WISCA tahun ini didahului dengan CEO Talk yang menampilkan kisah sukses pemimpin perusahaan dalam membangun K3 di perusahaannya. Para CEO yang berbicara pada kesempatan ini adalah Avep Disasmita (CEO PT Pertamina Driling Services Indonesia), Joko Triraharjo (CEO PT Putra Perkasa Abadi), Didiek Hartantyo (CEO PT Kereta Api Indonesia), dan Esa Wisnu Prabowo (CEO PT Prima Armada Raya). 

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia