Jumat, 15 Mei 2026

Solusi AI Telkom Incar Sektor Bisnis dan Pemerintahan

Penulis : Emanuel Kure
16 Mei 2025 | 19:10 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi solusi object detection BigVison Telkom (Foto: Telkom)
Ilustrasi solusi object detection BigVison Telkom (Foto: Telkom)

JAKARTA,investor.id-PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) terus melakukan inovasi layanan digital dengan memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI). Salah satu produk Telkom adalah BigBox AI, yaitu platform berbasis AI yang menawarkan solusi pengelolaan dan analisis data yang cerdas.

Teranyar, melalui solusi BigVision yang merupakan bagian dari BigBox AI, Telkom berupaya mendorong percepatan digitaliasasi di Indonesia, mendorong efisiensi dan inovasi di berbagai sektor.

EVP Digital Business and Technology Telkom Komang Budi Aryasa mengatakan, BigVision dari BigBox AI ini menghadirkan face recognition, object detection, dan optical character recognition (OCR) untuk meningkatkan efisiensi menghitung objek secara real-time.

ADVERTISEMENT

“Kami meyakini bahwa AI dapat menjadi katalis bagi pemerintah dan perusahaan dalam menciptakan operasional yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan,” kata Komang Budi Aryasa dalam keterangan persnya, Jumat (16/5/2025).

Dia menjelaskan, face regocgnition merupakan teknologi yang memungkinkan sistem mengenali dan memverifikasi identitas seseorang melalui fitur wajah secara otomatis. Seiring dengan itu, BigVision menyediakan API FaceID yang mampu mendeteksi, mengenali, dan memprofilkan wajah dari video maupun gambar.

Teknologi ini umumnya digunakan dalam proses e-KYC (electronic Know Your Customer) untuk verifikasi identitas secara cepat dan akurat. Teknologi ini juga dapat dimanfaatkan pada sistem keamanan, seperti mendeteksi objek, pergerakan atau aktivitas tertentu.

“Beberapa contoh implementasi dari teknologi ini adalah untuk sistem presensi karyawan, akses dan monitoring gedung maupun area, hingga verifikasi identitas dalam layanan digital seperti perbankan dan pelayanan publik,” jelas Komang.

Lebih jauh, BigVision juga memiliki fitur object detection yang mampu mendeteksi dan menghitung objek secara real-time melalui kamera atau CCTV. Teknologi ini bermanfaat dalam pemantauan lingkungan, pengawasan lalu lintas, dan analisis perilaku konsumen di sektor ritel.

Bahkan, dalam sistem pengawasan berbasis CCTV BigVision bisa digunakan untuk mendeteksi aktivitas tertentu kemudian dapat memberikan peringatan jika terdapat aktivitas mencurigakan.

“ Selain itu, BigVision mampu menghitung jumlah orang di area publik untuk mengukur kapasitas suatu tempat. Dalam pengelolaan arus lalu lintas, BigVision dapat dimanfaatkan untuk evaluasi traffic, mengenali plat nomor kendaraan atau pejalan kaki,” ungkap Komang.

Lebih lanjut, BigVision juga mampu mengonversi teks dalam gambar menjadi data digital yang dapat diedit dan dicari. Fitur ini mempercepat digitalisasi dokumen dan otomatisasi proses administrasi, seperti ekstraksi informasi dari kartu identitas atau dokumen lainnya.

“Otomatisasi proses bisnis dapat meningkatkan efisiensi operasional di berbagai sektor, seperti keuangan, kesehatan, pendidikan, termasuk pemerintahan. BigVision hadir sebagai solusi untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan di sektor bisnis maupun pemerintahan,” ucap Komang.


 

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 35 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia