Jumat, 15 Mei 2026

Ini Manfaat AI untuk Pengembangan Bisnis

Penulis : Emanuel Kure
22 Mei 2025 | 19:44 WIB
BAGIKAN
OVP Enterprise Marketing & Regional Management Telkom Indonesia Reni Yustiani (Foto: Telkom)
OVP Enterprise Marketing & Regional Management Telkom Indonesia Reni Yustiani (Foto: Telkom)

JAKARTA,investor.id-Peluang pemanfaatan artificial intelligence (AI) untuk sektor industri dinilai masih sangat besar dan menjanjikan. Pasalnya, AI dapat berperan penting dalam mendukung efisiensi dan efektivitas proses bisnis, terutama dalam hal analisis data dalam jumlah besar secara cepat dan akurat.

OVP Enterprise Marketing & Regional Management Telkom Indonesia Reni Yustiani mengatakan, potensinya AI masih besar. Bahkan, di seluruh dunia arahnya memang menuju ke AI.

“Misalnya dalam suatu usaha, kita bisa melakukan profiling, berapa jumlah pengunjung per hari, berapa volume transaksi, dan kebutuhan tambahan apa saja yang bisa diidentifikasi untuk pengembangan bisnis,” kata Reni di Jakarta, Kamis (22/5/2025).

ADVERTISEMENT

Ia mencontohkan penerapan AI di sektor usaha kecil dan menengah (UKM), seperti dalam layanan contact center. Dengan teknologi AI, perusahaan dapat menganalisis pola interaksi pelanggan dan mengoptimalkan layanan.

“Hal-hal yang bersifat insidental bisa lebih cepat terdeteksi dan dimitigasi. Dengan begitu, pelayanan ke pelanggan bisa menjadi jauh lebih baik,” tambah Reni.

Sementara, Partnership Evaluation Enterprise Product Development Telkom Indonesia Lisa Nurfhatia Prizasaputri menjelaskan, pihaknya telah mengembangkan berbagai solusi berbasis AI yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri.

“Salah satunya adalah human field, platform manajemen sumber daya manusia (HRM). Lalu ada juga Tsurvey, platform survei yang dapat mengumpulkan data secara cepat dan akurat,” kata Lisa.

Ia menambahkan, berbagai solusi AI tersebut telah digunakan oleh pelaku usaha ritel seperti supermarket maupun minimarket hingga instansi pemerintahan. Produk-produk AI tersebut juga bersifat fleksibel dan dapat diintegrasikan dengan sistem yang sudah dimiliki perusahaan.

“Solusi kami bisa di-customize dan tidak perlu membangun dari awal. Bisa diintegrasikan dengan sistem eksisting,” jelasnya.

Selain itu, Telkom Solution juga memiliki solusi cerdas berbasis AI untuk membantu transformasi digital layanan publik melalui Antares Eazy. Dengan kemampuan pemrosesan data visual yang cepat dan akurat, solusi ini memungkinkan pemerintah mempercepat digitalisasi layanan melalui proses yang lebih transparan.

“Fitur Crowd Detection-nya bahkan bisa dimanfaatkan untuk memantau demonstrasi atau acara publik besar. Pemerintah dapat menggunakan fitur ini untuk memastikan situasi tetap terkendali tanpa mengurangi hak masyarakat untuk berkumpul,” tegas Lisa.


 

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia