Jumat, 15 Mei 2026

Mendag Ajak UGM Dorong Digitalisasi Toko Kelontong untuk Tingkakan Kewirausahaan

Penulis : Chandra Adi Nurwidya
25 Mei 2025 | 15:45 WIB
BAGIKAN
Menteri Perdagangan RI Budi Santoso
Menteri Perdagangan RI Budi Santoso

YOGYAKARTA, investor.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam mendorong tumbuhnya kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Hal ini sebagai salah satu cara meningkatkan jumlah wirausahawan di Indonesia.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengaku prihatin terhadap rasio kewirausahaan di Indonesia yang masih rendah dibandingkan dengan negara tetangga. Padahal, hingga 2045 mendatang, sekitar 70% populasi Indonesia akan didominasi oleh penduduk usia produktif. 

“Rasio kewirausahaan kita masih rendah, masih 3,3%, kalah dibanding dengan negara tetangga,” ujar Budi Santoso saat menyampaikan kuliah umum di kampus Fisipol UGM (24/5/25).

ADVERTISEMENT

Hal inilah yang mendorong Kemendag melakukan banyak kegiatan dan program untuk memacu semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat, salah satunya dengan menggandeng UGM.

Kolaborasi yang akan dilakukan Kemendag tersebut yakni melalui program digitalisasi toko kelontong dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Kami akan berkolaborasi dengan UGM melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat, program kerja KKN melakukan digitalisasi Toko Kelontong,” katanya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN akan diperbantukan untuk mengenalkan penggunaan teknologi digital kepada para pemilik toko kelontong. Harapannya, teknologi dapat membantu operasional usaha kecil menjadi lebih efisien, termasuk dalam pengelolaan inventaris dan kemudahan layanan kepada konsumen.

“Kita harapkan adanya peningkatan kapasitas pedagang dan digitalisasi di pasar rakyat, selain identifikasi kebutuhan serta pendampingan pedagang dan pengelola pasar rakyat,” tambah Mendag.

Sekretaris Direktorat Pengembangan Usaha UGM, Prof. Ir. Sang Kompiang Wirawan, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan, UGM mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa agar siap terjun ke dunia profesional dan wirausaha. 

“Kita ingin kualitas lulusan yang mampu berkiprah secara profesional dengan mengadopsi spirit entrepreneurial dan prinsip-prinsip inovasi terbuka,” tuturnya.

Sementara itu, Regional CEO Bank Rakyat Indonesia, John Sarjono, menambahkan bahwa calon wirausaha menghadapi berbagai tantangan seperti kurangnya pengalaman, jaringan, mentalitas, literasi keuangan, hingga kepemimpinan.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 19 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia