Mentan Ancam Cabut Izin Distributor Pupuk Subsidi yang Naikkan Harga Tak Wajar
LUMAJANG, investor.id - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan tak segan mencabut izin distributor yang terbukti menaikkan harga pupuk secara tidak wajar. Terutama pupuk bersubsidi yang seharusnya dapat diakses petani dengan harga terjangkau. Hal ini sebagai komitmen dirinya dalam memberantas praktik-praktik curang dalam distribusi pupuk subsidi yang merugikan petani.
Amran menyampaikan hal tersebut saat kunjungan kerja ke Kebun P240T di Kecamatan Jatiroto, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (10/6/2025). Dia menyoroti langsung temuan lapangan terkait dugaan mark-up harga pupuk oleh oknum distributor.
“Tadi saya dengar harga pupuk yang seharusnya Rp120.000, di-mark up sampai Rp130.000. Itu jelas menyakiti rakyat. Kalau dibiarkan, itu akan beternak kejahatan. Hari ini juga, kita cabut izinnya. Ini bentuk kejahatan jadi harus diputus rantainya,” tegas Amran di hadapan awak media.
Pernyataan ini disampaikan di tengah semangat pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian dan mempercepat swasembada pangan, termasuk komoditas strategis seperti tebu.
Menurut Amran, penyelewengan distribusi pupuk menjadi hambatan besar bagi petani untuk meningkatkan produktivitas.
Amran juga mengajak semua pihak termasuk media dan masyarakat untuk ikut mengawasi distribusi pupuk di lapangan. Ia menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tapi juga pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan publik secara luas.
“Kalau pengawasannya ya dari semua pihak, termasuk Anda, rekan media dan masyarakat luas, tolong awasi bersama isu ini, laporkan kalau ada yang bermain-main,” tegasnya.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






