BTN Ambil Peran Kunci di Ekosistem Perumahan
JAKARTA, Investor.id – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN/BBTN) mengambil peran kunci di eksosistem perumahan nasional. Betapa tidak, perseroan meraih pangsa pasar kredit pemilikan rumah (KPR) nasional sebesar 40,8% dan KPR subsidi 82,2% pada 2024.
Dengan begini, perseroan menggerakkan sisi penawaran dan permintaan (supply and demand) rumah di Tanah Air.
Maka tak heran jika BTN meraih penghargaan Global Brand Awards 2025 dari Global Brands Magazine, sebuah majalah internasional terkemuka yang berbasis di Inggris, atas keberhasilan perseroan dalam melakukan transformasi brand image sebagai bank pendukung sektor perumahan terkemuka di Indonesia berbasis inovasi digital.
Berkat keberhasilan tersebut, BTN berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Best Mortgage Bank dan Best Savings Bank. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Network and Retail Funding BTN Rully Setiawan saat malam anugerah di Dubai, Uni Emirat Arab, akhir pekan lalu.
Penghargaan Best Savings Bank yang diraih BTN ini juga sejalan dengan transformasi perseroan yang menargetkan komposisi dana murah mencapai 60% dalam beberapa tahun ke depan. Caranya dengan menggenjot dana tabungan dan giro lebih besar lagi. Transformasi dalam sisi pendanaan ini dilakukan sesuai dengan semangat BTN menjadi bank tabungan bagi masyarakat Indonesia.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, perseroan sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan lembaga internasional dalam ajang Global Brand Awards 2025. Dia berharap penghargaan ini dapat semakin memacu semangat para BTN-ers untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan menciptakan inovasi-inovasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat di era yang penuh tantangan.
Sebanyak 18 ribu lebih perusahaan dari berbagai negara berpartisipasi dalam proses penjurian yang ketat untuk dapat dinominasikan sebagai calon pemenang penghargaan. Penjurian dilakukan secara independen oleh agensi riset eksternal yang menganalisis data teknikal dan fundamental mengenai kiprah para partisipan dari sumber-sumber publik serta presentasi yang dilakukan secara daring (online).
Berdasarkan penilaian tersebut, BTN dianggap berhasil mengembangkan citra merek (brand image) sebagai bank yang memimpin pasar kredit kepemilikan rumah (KPR) dan juga pendanaan atau saving bank dengan dilandasi oleh transformasi berkelanjutan.
“BTN telah terbukti menjadi key enabler dalam mengurangi backlog perumahan nasional, serta mendukung upaya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui penyediaan akses kepada pembiayaan KPR Subsidi untuk kepemilikan perumahan layak dan terjangkau terutama di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” tutur Nixon, Minggu (15/6/2025).
Tidak hanya itu, dia menyatakan, BTN dinilai sukses dalam mengembangkan solusi inovatif berupa ekosistem KPR digital melalui super app bernama Bale by BTN. Artinya, BTN telah bertransformasi menjadi penyedia one stop digital housing services, yang menyediakan solusi untuk berbagai kebutuhan di sektor properti melalui bantuan platform digital yang terintegrasi hanya melalui satu aplikasi saja.
Dari sisi brand excellence, dia menyatakan, transformasi digital ini meningkatkan value proposition BTN di seluruh rantai pasok perumahan nasional, karena menawarkan nilai tambah dan pengalaman yang berbeda bagi nasabah dengan kehadiran yang kuat, dikenal, dan dipercaya di pasar.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






