Kadin Desak Pemerintah Susun Ulang Kebijakan Ekspor Hadapi Ketegangan Geopolitik
TANGERANG, investor.id - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Ekspor Juan Permata Adoe mendorong pemerintah untuk lebih fleksibel dalam merespons tantangan geopolitik global. Salah satunya melalui penyusunan ulang kebijakan ekspor nasional.
Juan menilai kondisi global yang tidak menentu saat ini menuntut pemerintah untuk segera mempercepat upaya peningkatan ekspor.
“Jadi kebutuhan perusahaan-perusahaan swasta yang ingin ekspor komoditas dipermudah perizinan, lokasi, dan produknya,” katanya usai menjadi narasumber dalam Beritasatu Spesial The Forum bertajuk Timur Tengah Membara, Susun Ulang Strategi Ekonomi Indonesia di Kantor B Universe PIK 2 pada Kamis (26/6/2025).
Juan menekankan pentingnya ekspor pada sektor-sektor potensial seperti kelautan dan pertanian. Dirinya menilai hambatan regulasi menjadi salah satu pengganjal utama yang harus segera dibenahi.
Ia mencontohkan model ekspor agresif yang dijalankan Tiongkok yang mendorong ekspor berbagai komoditas. Tentunya dengan harga kompetitif yang tidak membebani pelaku usaha dengan aturan yang kompleks.
Lebih lanjut, Juan menyarankan agar pendekatan kebijakan ekonomi nasional dibuat lebih adaptif dan tidak berlaku seragam di seluruh wilayah. Menurutnya, karakteristik daerah dari Aceh hingga Papua memerlukan perlakuan kebijakan yang berbeda.
“Itu yang disebut dengan hybrid economy di dalam kebijakan pemerintah, sehingga di Aceh kebijakannya beda, di Papua beda, itu tidak apa-apa. Yang penting adalah ekspor jalan,” ujarnya.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






