Petrindo Catatkan Obligasi dan Sukuk Perdana Senilai Rp 1 Triliun pada 2025
JAKARTA, investor.id - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (IDX:CUAN) mengumumkan bahwa pada Senin (7/7/2025), perusahaan resmi mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 di Bursa Efek Indonesia senilai Rp 1,0 triliun dengan rincian Obligasi Berkelanjutan dengan jumlah pokok senilai Rp 650 miliar dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan dengan sisa imbalan ijarah senilai Rp 350 miliar.
Petrindo mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebagai bentuk antusiasme dan kepercayaan pasar. Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan dipergunakan seluruhnya oleh PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU) selaku anak perusahaan yang akan digunakan untuk modal kerja.
“Penerbitan obligasi perdana ini merupakan bagian dari strategi Perusahaan dalam mendiversifikasi sumber pembiayaan dan mengoptimalisasi struktur keuangan, termasuk memperluas basis investor selain dari sektor perbankan yang telah diperoleh selama ini sebagai wujud dari kepercayaan pasar terhadap keberlanjutan usaha Petrindo secara jangka panjang,” ujar Direktur PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk Kartika Hendrawan.
Sebelumnya, Petrindo telah memperoleh pemeringkatan obligasi dan sukuk wakalah idA (single A) & idA(sy) (single A syariah) dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan data dan informasi dari Perusahaan serta Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2024.
Berdasarkan sertifikat pemeringkatan yang diterbitkan oleh PEFINDO, efek utang dengan peringkat idA mengindikasikan bahwa kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan emiten lainnya di Indonesia, adalah kuat.
“Sedangkan, instrumen pendanaan syariah dengan peringkat idA(sy) mengindikasikan bahwa kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang dalam kontrak pendanaan syariah dibandingkan emiten Indonesia lainnya di Indonesia adalah kuat,” katanya.
Sebagai Perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan mineral dan energi di Indonesia, Petrindo memanfaatkan penciptaan nilai secara berkelanjutan dan fokus dalam menjaga pertumbuhan serta merealisasikan strategi bisnis sesuai dengan target dan rencana jangka panjang yang telah ditetapkan.
Petrindo dan anak perusahaannya fokus pada tiga lini usaha, yaitu lini usaha kepemilikan tambang, baik batu bara termal, batu bara kalori tinggi (metalurgi), emas, perak, dan pasir silika; lini usaha jasa tambang melalui penyediaan jasa multidisiplin kontrak pertambangan dan EPC terintegrasi, serta lini usaha jasa infrastruktur & lainnya dengan menyediakan jasa melalui Petrosea Offshore Supply Base (POSB) dan Intermediary Stockpile (ISP).
Editor: Gesa Vitara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





