Pembangkit Listrik di Wilayah 3T Memanfaatkan Potensi Sumber Energi Bersih
JAKARTA, investor.id – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengupayakan seluruh daerah di Indonesia dapat menikmati listrik, termasuk kawasan pelosok. Pemerintah berencana membangun banyak pembangkit listrik dengan memanfaatkan potensi sumber energi baru dan terbarukan (EBT) untuk mengaliri listrik di kawasan terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengungkapkan, isu pemerataan akses listrik biasanya terjadi di kawasan terluar, terdepan, dan tertinggal (3T). Bahkan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga belum dapat masuk, lantaran ada kendala akses operasional.
“Ada namanya daerah 3T atau remote area dan di sana itu mungkin tidak semuanya teraliri listrik. Barangkali PLN juga tidak masuk semuanya ke situ,” ungkap Dwi Anggia dalam konferensi pers Energi Mineral Festival dengan tema Swasembada Energi: Masa Depan Indonesia di Sarinah, Jakarta, Rabu (23/7/2025).
Ke depan, kata dia, Kementerian ESDM mendorong pembangunan infrastruktur pembangkit listrik di berbagai wilayah 3T. Namun demikian, pembangunan pembangkit listrik yang dimaksud akan disesuaikan dengan potensi energi yang ada di area tersebut.
Sebagai contoh, apabila daerah tersebut memiliki kondisi geografis yang memiliki sungai dengan arus yang cukup deras, maka daerah tersebut dapat membangun pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTM). Sementara apabila kawasan tersebut memiliki gunung berapi atau potensi panas bumi, maka akan dibangun pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP).
“Kami mendorong membangun pembangkit listrik berdasarkan potensi energi terbarukan. Ada mikrohidro di situ, ada tenaga surya di sana, geothermal dan lain-lain. Walaupun kecil, tetapi itu bermanfaat buat masyarakat sekitar sana,” urai Dwi Anggia.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa Kementerian ESDM melakukan sejumlah upaya dalam mendorong swasembada energi. Adapun, ketahanan energi merupakan salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang dapat direalisasikan dalam masa Pemerintahannya. Beberapa upaya telah dilakukan, seperti menggenjot lifting migas dan memaksimalkan potensi sumber energi baru dan terbarukan.
“Swasembada adalah kekuatan energi di Indonesia dan ini juga tentunya sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, bagaimana kita harus bisa berdiri tegak berdikari, terutama energi,” papar Dwi Anggia.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






