Jumat, 15 Mei 2026

80 Tahun Bangun Pertanian RI, PT Rutan Komitmen Dukung Swasembada Pangan

Penulis : Alfida Rizky Febriana
29 Jul 2025 | 22:02 WIB
BAGIKAN
Menegaskan komitmennya di sektor pertanian modern, PT Rutan hadir dalam ajang Inagritech 2025 yang berlangsung pada Selasa, 29 Juli 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. (Berita Satu Photo/Alfida Rizky)
Menegaskan komitmennya di sektor pertanian modern, PT Rutan hadir dalam ajang Inagritech 2025 yang berlangsung pada Selasa, 29 Juli 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. (Berita Satu Photo/Alfida Rizky)

JAKARTA, investor.id - Selama lebih dari delapan puluh tahun berkontribusi membangun pertanian dan perkebunan Indonesia, PT Rutan, perusahaan penyedia alat dan mesin pertanian (alsintan) menegaskan komitmen mendukung program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yakni swasembada pangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Rutan, Paulus Soepangat dan Direktur PT Rutan, Ronald Budiman saat ditemui dalam pembukaan pameran Inagritech 2025, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (29/7). Pameran internasional terbesar di bidang mesin dan teknologi pertanian yang berlangsung pada 29-31 Juli 2025 ini juga turut dihadiri oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono.

Direktur Utama PT Rutan, Paulus Soepangat menyampaikan, salah satu bentuk komitmen perusahaan mendukung tercapainya swasembada pangan yakni dengan ikut serta dalam pameran Inagritech yang digelar untuk memperkenalkan inovasi dan memperkuat rantai pasok pertanian modern di Indonesia. PT Rutan juga bermitra erat bersama Kementerian Pertanian dalam menunjang kebutuhan pertanian dan perkebunan. 

"Kami PT Rutan sangat berkonsentrasi untuk menunjang program pemerintah Indonesia dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto untuk program Swasembada Pangan, melalui Kementan RI, melalui masing-masing pertanian, pengolahan tanah pasca panen, pra-panen. Itu komitmen kami untuk menunjang Swasembada Pangan," ungkap Paulus.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PT Rutan, Ronald Budiman menyampaikan, melalui gelaran Inagritech 2025 ini, perusahaan menawarkan produk-produk alsintan dengan teknologi unggulan yang dapat mendukung pertanian dan perkebunan mencapai target produksinya. 

"Untuk event ini kita fokuskan di produk yang memang kita sediakan untuk membantu memaksimalkan lahan gambut jadi lahan yang berlumpur dalam mendukung pembukaan lahan baru untuk penanaman padi. Jadi dari situ kita harapkan bisa dipanen itu setahun tiga kali," tuturnya. 

Ronald menyampaikan, perusahaan berkomitmen dapat menyediakan lebih banyak lagi inovasi teknologi alat dan mesin pertanian serta perkebunan, sehingga dapat mempercepat target pemerintah untuk mencapai kemandirian pangan di Indonesia.

"Kita sangat mendukung pemerintah karena kita juga sudah berkecimpung di dunia ini puluhan tahun, termasuk perusahaan paling tua, kita juga pasti akan mendukung penuh program pemerintah swasembada pangan," pangkasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Wamentan Sudaryono yang juga merupakan sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menyampaikan dukungannya kepada ratusan perusahaan nasional dan internasional yang bergerak di bidang alsintan, pupuk, bioteknologi, hingga pengolahan hasil pertanian yang berpartisipasi dalam Inagritech 2025 untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

Menurutnya, acara ini menjadi momentum penting baginya dapat bertemu langsung dengan para pelaku industri pertanian untuk mendengarkan secara langsung aspirasi dari berbagai pihak, menjalin komunikasi yang baik sehingga pemerintah bisa memahami kondisi dan permasalahan nyata di lapangan demi menemukan solusi terbaik.

Sebaliknya, para pelaku industri pertanian juga akan mendapatkan arahan strategis dan wawasan kebijakan langsung dari pemerintah, dalam mendukung transformasi sektor pertanian Indonesia menuju era modern dan berdaya saing global.

"Dan satu hal yang ingin saya sampaikan dalam acara ini, Presiden kita memiliki visi besar. Beliau ingin menjadikan Indonesia bukan hanya swasembada, tetapi juga menjadi sumber pangan dunia, salah satu produsen pangan terbesar yang bisa menyuplai kebutuhan pangan dunia," ujar Sudaryono.

Editor: Gesa Vitara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 47 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia