Distribusi Beras SPHP Belum Mampu Jinakkan Harga
30 Jul 2025 | 10:30 WIB
JAKARTA, investor.id–Kendati pemerintah telah menyalurkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dua pekan lebih, kenaikan harga justru kian meluas. Seretnya distribusi beras SPHP diduga menjadi biang kerok situasi tersebut. Distribusi beras SPHP per 29 Juli 2025 baru 4.496 ton atau 0,34% dari target Juli-Desember 2025 sebesar 1,32 juta ton. Karena itu, Perum Bulog diminta mempercepat distribusi beras SPHP guna menekan harga.
Merujuk Panel Harga Pangan yang dikelola Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA), pada 29 Juli 2025, rerata nasional harga beras medium di konsumen di zona I Rp 13.920 per kilogram (kg) atau 11,36% di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 12.500 per kg, di zona II Rp 14.613 per kg atau 11,55% di atas HET Rp 13.100 per kg, dan zona III Rp 16.784 per kg atau 24,33% di atas HET Rp 13.500 per kg.

