Dorong Pemerataan Listrik, Menteri ESDM: Cukuplah Saya yang Sekolah Dulu Tidak Ada Listrik
JAKARTA, investor.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan strategi percepatan penyediaan listrik bagi desa dan dusun yang hingga kini belum teraliri listrik di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan keadilan sosial di sektor energi.
Bahlil menyebut, berdasarkan data terakhir, masih terdapat sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum menikmati akses listrik. Bahkan, terdapat penambahan sebanyak 1.068 titik yang belum tersambung dengan jaringan listrik.
“Saya kemarin bahas dengan beberapa staf dan Menristek untuk bicara tentang strategi percepatan bagi desa-desa maupun dusun-dusun yang belum mendapat listrik, agar segera kita menyusun program dan langkah-langkahnya,” ujar Bahlil dalam acara Energi Mineral Festival 2025 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Rabu (30/7/2025).
Ia menegaskan, akses listrik bukan hanya persoalan teknis, melainkan bagian dari amanat konstitusi dan prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Terlebih, di era digital seperti saat ini, listrik menjadi prasyarat penting dalam dunia pendidikan.
“Listrik ini sangat penting di era digitalisasi, terutama untuk semua sekolah sekarang. Di desa-desa, di kampung-kampung, itu kan setiap desa minimal ada satu sekolah. Jadi kalau listriknya enggak ada, bagaimana kita bicara tentang edukasi digitalisasi di tingkat sekolah?” tegasnya.
Bahlil juga menyinggung pengalaman pribadinya semasa sekolah yang tidak menikmati fasilitas listrik. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya mempercepat penyediaan listrik bagi generasi masa kini.
“Cukuplah saya yang sekolah dulu tidak ada listrik. Ini menjadi komitmen, dan ini juga komitmen Bapak Presiden Prabowo untuk segera merumuskan dan menjalankan,” ujarnya.
Menurut Bahlil, proses percepatan tidak akan melalui mekanisme birokrasi yang rumit, seperti pembentukan satuan tugas (satgas). Pemerintah akan langsung mengeksekusi kebijakan melalui koordinasi antara Kementerian ESDM dan PLN.
“Enggak ada Satgas-Satgas. Langsung aja kita eksekusi, Kementerian ESDM sama PLN,” pungkasnya.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






