Jumat, 15 Mei 2026

AHY: Giant Sea Wall akan Dikombinasikan dengan Tanggul Alami

Penulis : Celvin Moniaga Sipahutar
9 Sep 2025 | 20:22 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan keterangan pers usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/9/2025). (B-Universe Photo/Celvin Moniaga Sipahutar)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan keterangan pers usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/9/2025). (B-Universe Photo/Celvin Moniaga Sipahutar)

JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan proyek pembangunan tanggul laut raksasa (giant sea wall) di pesisir utara Jawa akan dikombinasikan dengan tanggul alami seperti hutan mangrove.

Menurut AHY, pendekatan ini dianggap lebih efektif dan efisien untuk melindungi masyarakat pesisir Pantura Jawa dari ancaman penurunan permukaan tanah dan banjir rob.

“Ini penting agar benar-benar sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Tidak semua harus ada tanggul lautnya, ada bagian-bagian yang bisa menggunakan solusi yang lebih natural,” ujar AHY setelah rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Menko PMK menjelaskan, tanggul buatan akan dibangun di area yang kondisi geografisnya sudah sangat buruk. Sementara itu, di beberapa titik yang belum terlalu parah, mitigasi cukup dilakukan dengan penguatan tanggul pantai atau penanaman mangrove.

ADVERTISEMENT

Dengan menggunakan mangrove, AHY menilai pendekatan ini justru lebih efektif dan efisien untuk memitigasi ancaman bencana di beberapa titik Pantura Jawa. AHY mengatakan solusi bersifat integrasi tersebut juga sudah dilaporkan kepada Presiden Prabowo.

“Ada yang masih bisa dengan penguatan tanggul pantai. Tidak perlu tanggul laut, tanggul pantai. Nah ada juga yang tidak terlalu parah, justru dengan mangrove lebih bagus gitu, lebih efektif, dan lebih efisien,” ucap AHY.

Kepala negara pun telah memerintahkan kementeriannya dan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa untuk segera melanjutkan dan mengeksekusi proyek giant sea wall. AHY menambahkan, kementeriannya akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terkait untuk merealisasikan proyek ini.

“Sinergi dan kolaborasi yang kuat tentu akan mempercepat proses pengembangan master plan sekaligus juga eksekusinya,” jelas AHY.

Proyek strategis ini direncanakan membentang sepanjang 500 kilometer, dari Banten hingga Gresik, Jawa Timur, dengan estimasi anggaran sebesar Rp 1.300 triliun. Proyek yang ditargetkan rampung dalam 15-20 tahun ini akan didanai dari dalam negeri dan investasi asing.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 51 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 55 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia