Jumat, 15 Mei 2026

Pertamina Impor 1,4 Juta KL BBM dari AS untuk Kebutuhan SPBU Swasta

Penulis : Bambang Ismoyo
12 Sep 2025 | 19:51 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/9/2025). (B-Universe Photo/Bambang Ismoyo)
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/9/2025). (B-Universe Photo/Bambang Ismoyo)

JAKARTA, investor.id – PT Pertamina akan mengimpor sebanyak 1,4 juta kiloliter (KL) bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Impor ini khususnya guna mengatasi kekosongan stok yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta seperti Shell dan BP-AKR, di mana kuota impor mereka sudah mencapai batas.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa pemerintah menawarkan solusi agar seluruh badan usaha swasta berkoordinasi dengan Pertamina untuk menyinkronkan data kebutuhan stok BBM. Dari sana, diketahui kebutuhan impor BBM sebanyak 1,4 juta KL.

“Antara SPBU swasta dengan Pertamina ini kita konsolidasikan berapa kebutuhan impor. Jadi untuk kebutuhan yang disampaikan, data sementara 1,4 juta (KL),” ungkap Yuliot di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/9/2025).

Menurut Yuliot, impor BBM ini akan dipasok dari Amerika Serikat (AS) melalui perusahaan-perusahaan migas seperti ExxonMobil atau Chevron. Alasan pemilihan AS sebagai negara asal impor adalah untuk memenuhi komitmen perdagangan dan menyeimbangkan neraca dagang antara Indonesia dan AS.

ADVERTISEMENT

“Ini impor dalam rangka pemenuhan, komitmen trade balance kita dengan Amerika,” pungkasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia mengaku bahwa Pertamina sebenarnya memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan suplai BBM di SPBU swasta. Mekanisme pembelian BBM dari Pertamina oleh SPBU swasta akan dilakukan secara Business to Business (B2B).

“Sudah, Pertamina menyanggupi tinggal diatur saja mekanisme teknisnya seperti apa,” kata Dwi Anggia.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri menegaskan, untuk memenuhi kebutuhan ekosistem bisnis hilir, Pertamina memastikan stok BBM dalam keadaan cukup hingga akhir tahun ini. Namun, terkait suplai ke SPBU swasta, pihaknya masih akan melakukan koordinasi lebih lanjut.

Simon menegaskan bahwa Pertamina tidak terlibat sama sekali dengan kelangkaan stok BBM di sejumlah jaringan SPBU swasta. Dia juga menegaskan tidak ada monopoli yang dilakukan oleh perusahaan migas pelat merah tersebut.

Pada Rabu (10/9/2025), memang keputusan penambahan kuota impor bahan bakar minyak (BBM) untuk mengatasi kelangkaan di SPBU swasta berada di tangan Pertamina. Alasannya, Indonesia tidak perlu impor BBM lagi jika Pertamina bisa menjawab volume dan spesifikasi BBM yang dibutuhkan Shell dan BP-AKR.

Jika Pertamina mampu memenuhi kebutuhan SPBU swasta tanpa impor, maka tidak akan ada tambahan impor. Namun, jika Pertamina merasa perlu melakukan impor tambahan untuk memenuhi permintaan tersebut, impor akan dilakukan secara satu pintu, yaitu melalui Pertamina.

“Iya, (penambahan impor) satu pintu, harus melalui Pertamina,” tegas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM di kantor Kementerian ESDM, Rabu (10/9/2025), seperti dikutip dari Antara.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia