Kamis, 14 Mei 2026

ICA-CEPA Disepakati, Tekstil hingga Makanan Olahan RI Siap Banjiri Pasar Kanada

Penulis : Bambang Ismoyo
25 Sep 2025 | 19:01 WIB
BAGIKAN
Pekerja menjahit pesanan kaos di konveksi Sinergi Adv, Jakarta, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso)
Pekerja menjahit pesanan kaos di konveksi Sinergi Adv, Jakarta, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso)

JAKARTA, investor.id – Indonesia dan Kanada resmi menyepakati perjanjian kemitraan dagang komprehensif atau Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA). Dengan kesepakatan ini, produk unggulan Indonesia seperti tekstil, alas kaki, dan makanan olahan diperkirakan melejit karena mendapatkan akses pasar yang lebih luas dan preferensi tarif 0% di Kanada.

Kepastian ini ditandai dengan penandatanganan ICA-CEPA oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso di Ottawa, Kanada, pada Rabu (24/9/2025) waktu setempat. Mendag Budi Santoso, yang akrab disapa Busan, mengungkapkan bahwa ICA-CEPA merupakan tonggak sejarah karena menjadi kerja sama dagang komprehensif pertama Indonesia dengan negara di kawasan Amerika Utara.

“Perjanjian ini membuka akses pasar yang lebih luas, serta memperkuat daya saing produk dan jasa Indonesia di Kanada,” ujar Mendag Busan dalam keterangannya, Kamis (25/9/2025).

Melalui ICA-CEPA, lebih dari 90% atau sekitar 6.573 pos tarif produk Indonesia mendapat preferensi di pasar Kanada. Produk potensial lainnya seperti furnitur, elektronik ringan dan otomotif, hingga sarang burung walet diprediksikan akan semakin kompetitif.

ADVERTISEMENT

Bahkan, saat perjanjian berlaku (entry into force), beberapa produk akan langsung menikmati tarif 0%, di antaranya makanan olahan, hasil laut, produk kerajinan berbahan serat alam, peralatan rumah tangga, serta granit dan marmer.

Di sisi lain, Indonesia juga membuka pasar sebesar 85,54% atau sekitar 9.764 pos tarif untuk produk prioritas Kanada, seperti daging sapi beku, gandum, kentang, makanan hasil laut, dan makanan olahan.

Mendag Busan menegaskan bahwa ICA-CEPA harus dilihat lebih luas dari sekadar angka dan tarif, melainkan sebagai peluang bagi pelaku usaha dan generasi muda Indonesia untuk menembus pasar Kanada. Kesepakatan ini juga membuka peluang bagi investor dan perusahaan Kanada untuk mencari mitra strategis di Indonesia.

“Penandatanganan ini baru awal. Tugas kita selanjutnya adalah memastikan perjanjian ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat, pelaku usaha, dan investor,” pungkasnya.

ICA-CEPA merupakan satu dari beberapa dokumen kerja sama yang diteken oleh Indonesia dan Kanada dalam rangkaian kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto di Ottawa.

“Saya sangat senang berada di sini untuk penandatanganan CEPA dan saya pikir ini akan menjadi momen bersejarah. Ini akan terbukti sebagai tonggak yang signifikan (untuk hubungan Indonesia dan Kanada, red.),” kata Presiden Prabowo di West Block, Parliament Hill, Ottawa, Rabu, sebagaimana dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden.

Sekretariat Presiden, dalam siaran resmi yang sama, menjelaskan ICA-CEPA merupakan tonggak penting hubungan ekonomi Indonesia dan Kanada. ICA-CEPA pun memberikan kepastian hukum, sekaligus memperluas akses pasar bagi kedua negara.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 11 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 28 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 58 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia