Sabtu, 4 April 2026

Dharma Jaya Perluas Bisnis Sapi dan Produk Daging

Penulis : Indah Handayani
17 Okt 2025 | 15:06 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman
sumber; Ist
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman sumber; Ist

JAKARTA, investor.id – Perumda Dharma Jaya memperluas bisnisnya di sektor peternakan dan produk olahan daging. Melalui dua strategi utama, yaitu ekspansi penggemukan sapi dan pengembangan lini produk turunan, perusahaan menargetkan posisi yang lebih kuat sebagai BUMD pangan strategis DKI Jakarta.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan, kapasitas bisnis penggemukan sapi akan ditingkatkan secara signifikan dari 5.000 ekor menjadi 10.000 ekor pada 2026. Langkah ini sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program pemerintah pusat menuju populasi nasional 1 juta ekor sapi.

“Ternyata penggemukan sapi ini bisa menjadi salah satu sumber pendapatan baru yang lumayan. Karena itu, tahun depan kami tingkatkan menjadi 10.000 ekor,” ujar Raditya dalam keterangan pers, Jumat (17/10/2025).

Advertisement

Selain memperbesar kapasitas usaha, lanjut Raditya, Dharma Jaya juga memperluas lini bisnis ke produk olahan daging. Perusahaan berencana memproduksi bakso dan sosis sebagai tahap awal diversifikasi, untuk meningkatkan profitabilitas dan menghadirkan produk pangan yang lebih dekat ke konsumen.

“InsyaAllah sebentar lagi kami akan bikin produk-produk turunan seperti bakso dan sosis,” tambah Raditya.

Tidak berhenti di situ, Raditya menambahkan, Dharma Jaya juga tengah mengkaji potensi pengembangan produk daging olahan lainnya seperti nugget sapi. Namun, riset internal menunjukkan preferensi pasar masih lebih besar pada produk berbasis ayam, terutama di segmen anak-anak. “Nanti kami pelajari bentuk produk lain selain sosis dan bakso,” ujarnya.

Stabilitas Harga dan Pasokan

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 5 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 35 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 46 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 55 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 2 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia