Minggu, 21 Juni 2026

Kementan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman hingga 324 Hari

Penulis : Erfan Ma’ruf
6 Mar 2026 | 18:49 WIB
BAGIKAN
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

JAKARTA, investor.id – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa ketahanan pangan Indonesia tetap dalam kondisi aman di tengah eskalasi konflik antara Iran dengan AS-Israel. Berdasarkan perhitungan pemerintah, cadangan pangan nasional dipastikan mampu mencukupi kebutuhan domestik hingga 324 hari ke depan.

Amran menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan simulasi ketersediaan pangan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global yang tengah memanas. Hasilnya, stok nasional dinilai sangat memadai untuk menopang kebutuhan jangka panjang.

“Kita sudah tahu bahwa terjadi perang antara Iran dengan Israel. Namun setelah kami menghitung kekuatan pangan kita dengan kondisi geopolitik yang memanas, Alhamdulillah cadangan pangan kita sampai hari ini tersedia hingga 324 hari,” kata Amran di kantornya, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

ADVERTISEMENT

Cadangan pangan tersebut dihimpun dari berbagai lini, mulai dari stok pemerintah hingga potensi produksi di tingkat petani. Amran merinci struktur cadangan pangan tersebut sebagai berikut:

  • Cadangan Bulog: Sekitar 3,7 juta ton.
  • Stok Penggilingan: Lebih dari 12 juta ton.
  • Standing Crop: Sekitar 10–11 juta ton.

Amran menegaskan, angka 324 hari tersebut merupakan proyeksi cadangan yang ada saat ini dan bukan berarti produksi akan terhenti setelah periode tersebut. Sektor pertanian nasional akan terus berproduksi secara berkelanjutan setiap bulannya guna memastikan pasokan tetap terjaga.

“Bukan berarti 324 hari lalu berhenti. Kita tetap produksi setiap bulan sekitar 2,6 juta sampai 5,3 juta ton. Jadi insyaallah pangan kita aman,” ujarnya optimistis.

Dengan konsistensi produksi bulanan tersebut, pemerintah meyakini bahwa dampak dari eskalasi konflik di Timur Tengah tidak akan mengganggu stabilitas ketersediaan pangan di dalam negeri.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia