Selat Hormuz Ditutup, RI Alihkan Pasokan Impor Minyak ke Amerika
JAKARTA, investor.id - Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah tak lagi mengambil [pasokan impor minyak mentah dari Timur Tengah menyusul ditutupnya Selat Hormuz buntut konflik di Iran.
Sebagai penggantinya, kini pasokan BBM di tanah air diambil dari Amerika Serikat hingga Nigeria.
"Kita itu ambil dari Timur Tengah minyak mentahnya, bukan minyak jadi, crude-nya, bahan bakunya. Itu 20 sampai 25%. Tapi saya sudah dapat penggantinya," kata Bahlil kepada wartawan di DPP Partai Golkar, dikutip pada Sabtu (7/3/2026).
"Kami dengan Pertamina sudah switch dari Timur Tengah kita ambil di Amerika, kemudian dari Nigeria, dan dari Brasil. Jadi tidak perlu ada panic buying," imbuhnya.
Bahlil pun meminta masyarakat agar tidak melakukan panic buying terhadap stok BBM menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Kata dia, Pertamina mempunyai cadangan minyak mentah yang bertahan hingga 23 hari.
Menurutnya, kondisi tersebut tergolong aman mengingat kapasitas penyimpanan minyak di tanah air berada di kisaran 20 hari.
"Jadi insyaallah sekalipun terjadi peperangan di Timur Tengah, kondisi kita aman. Sekali lagi saya katakan aman. Jadi nggak perlu," tegasnya.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






