Sabtu, 4 April 2026

Kunci Sukses E-Commerce: Kepercayaan Konsumen dan Kualitas Produk

Penulis : Emanuel Kure
15 Mar 2026 | 12:30 WIB
BAGIKAN
Pelatihan "Quality and Trust: Kunci Membangun Loyalitas Konsumen & Produk Laris di Pasar", oleh Kemendag, Lazada, dan Lampu.id (FOTO: IST)
Pelatihan "Quality and Trust: Kunci Membangun Loyalitas Konsumen & Produk Laris di Pasar", oleh Kemendag, Lazada, dan Lampu.id (FOTO: IST)

JAKARTA,investor.id-Di tengah akselerasi perdagangan digital yang semakin masif, para pelaku usaha diminta untuk memperhatikan kualitas produk, sehingga mampu memberikan kepercayaan kepada konsumen, yang berujung pada peningkatan transaksi penjualan online.

Pasalnya, ketidaksesuaian antara klaim produk dan kualitas yang diterima konsumen berpotensi menimbulkan pelanggaran terhadap prinsip perlindungan konsumen, sekaligus melemahkan kepercayaan publik terhadap ekosistem perdagangan digital.

Menyadari urgensi tersebut, Kementerian Perdagangan Melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga bersinergi dengan Lazada Indonesia dan Lampu.id melibatkan lebih dari 250 pelaku usaha untuk memperkuat standar kualitas perdagangan digital.

Advertisement

Melalui program Pelatihan “Quality and Trust: Kunci Membangun Loyalitas Konsumen & Produk Laris di Pasar”, para pelaku usaha diberikan edukasi bahwa kualitas merupakan pondasi utama keberhasilan, karena pertumbuhan penjualan tidak akan berkelanjutan tanpa kepercayaan konsumen yang dibangun secara konsisten.

Direktur Jenderal PKTN Moga Simatupang mengatakan, Kementerian Perdagangan hadir untuk memastikan iklim usaha tumbuh sehat, adil, dan berkelanjutan.

“Perlindungan konsumen bukan untuk mempersulit pelaku usaha, melainkan untuk membangun pasar yang tepercaya di mana kejujuran, kepatuhan, dan inovasi berjalan beriringan. Untuk itu, efektivitas regulasi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang erat dengan pelaku usaha, guna mewujudkan ekosistem usaha yang tertib, berkeadilan, serta konsumen yang berdaya,” kata Moga dalam keterangan persnya, dikutip Minggu (15/3/2026).

Menurut dia, penguatan regulasi dan sinergi dengan marketplace menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi konsumen Indonesia.

Sementara, Vice President Government Affairs Lazada Indonesia Budi Primawan mengungkapkan, sebagai platform e-commerce di Indonesia, Lazada Indonesia turut berkomitmen dalam penguatan ekosistem perdagangan digital yang bertanggung jawab.

“Kami terus berupaya menghadirkan pengalaman transaksi digital yang aman dan transparan melalui penerapan sistem pengawasan terintegrasi serta kebijakan pengembalian yang jelas,” ungkap Budi.

Seiring dengan itu, lanjut Budi, pihaknya mendorong para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan agar dapat menghadirkan produk yang autentik dan berkualitas bagi konsumen Indonesia.

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam membangun kepercayaan jangka panjang serta meningkatkan kepuasan pelanggan,” ujar Budi.

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 4 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 15 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 24 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 1 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 2 jam yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia