Bahlil Janji Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi akan Adil dan Bijaksana
JAKARTA, investor.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah melakukan pembahasan intensif terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Proses ini melibatkan berbagai pihak, termasuk badan usaha penyedia BBM, guna merumuskan formulasi harga yang adil dan bijaksana bagi masyarakat maupun pelaku industri.
Kementerian ESDM saat ini masih dalam tahap diskusi mendalam dan belum menetapkan keputusan final mengenai besaran penyesuaian harga. Bahlil menekankan pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam proses pengambilan kebijakan ini.
“Pembahasan ini tentu melibatkan badan swasta lainnya. Dan sampai dengan sekarang, kita lagi mengatur dan mencari formulasi yang baik dan bijaksana,” ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Senin (6/4/2026).
Baca Juga:
Pembatasan BBM Bikin Petani ResahMenurut Bahlil, pelibatan badan usaha dan operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sangat krusial. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kebijakan yang diambil tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi makro, tetapi juga keberlanjutan bisnis serta daya beli masyarakat di lapangan.
Pemerintah menyatakan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas harga energi nasional dan perlindungan konsumen, baik pengguna BBM subsidi maupun nonsubsidi. Bahlil pun meminta publik untuk bersabar menunggu hasil akhir dari koordinasi lintas sektoral tersebut.
“Nah tunggu (pembahasannya) sampai selesai, saya akan kabari,” pungkas Bahlil.
Sebagai informasi, hingga saat ini harga BBM nonsubsidi yang dipasarkan oleh PT Pertamina (Persero) terpantau belum mengalami perubahan. Kondisi serupa juga diikuti oleh sejumlah badan usaha swasta seperti Shell, BP, dan Vivo yang masih mempertahankan harga jual mereka.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






