Minggu, 21 Juni 2026

Mentan Dukung Wacana CPO Jadi Substitusi Nafta Bahan Baku Plastik

Penulis : Erfan Ma’ruf
16 Apr 2026 | 11:10 WIB
BAGIKAN
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Kompleks Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. (B-Universe Photo/Celvin Moniaga Sipahutar)
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Kompleks Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. (B-Universe Photo/Celvin Moniaga Sipahutar)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Pertanian mendukung wacana pengolahan minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) menjadi substitusi nafta atau bahan baku plastik yang kini sedang mengalami krisis global.

Ketersediaan bahan baku diklaim mencukupi ketersediaan untuk mendukung industri tersebut. 

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melihat pasokan CPO untuk diolah jadi bahan baku plastik bisa diambil dari porsi ekspor yang mencapai 32 juta ton pada 2025.

ADVERTISEMENT

“Ya, gak masalah (nafta dari CPO). Bahan baku kita cukup. Lebih dari cukup. Ekspor kita 32 juta ton. Kita tarik (porsi ekspor) mau butuh berapa juta ton," kata Amran di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026).

Dengan demikian Amran memastikan pengalihan sebagian CPO untuk kebutuhan domestik, termasuk potensi substitusi nafta untuk industri plastik, tidak akan mengganggu pasokan.

Untuk memastikan keberlanjutan pasokan tanpa mengganggu sektor pangan maupun ekologi, Amran memastikan pengembangan tanaman kelapa sawit tidak akan menggeser lahan pertanian pangan yang sudah ada.

Pihaknya juga akan melakukan ekspansi sawit akan difokuskan pada lahan-lahan tidak produktif atau gundul, bukan kawasan hutan yang masih terjaga.

“Kita prioritaskan tanah yang gundul. Yang tidak berhutan, supaya justru menguntungkan kehutanan. Kita prioritaskan yang marginal daerah yang gundul,” katanya.

Wacana opsi substitusi nafta mulai dari CPO hingga liquefied petroleum gas (LPG) sebelumnya telah disampaikan Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza.

"CPO yang kita punya banyak sekali di dalam negeri bisa menjadi bahan pengganti nafta Tapi ini masih dalam proses kajian semua di masa yang akan datang mudah-mudahan itu jadi bahan pengganti,” ujarnya. 

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 41 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia