Harga Perak Diselimuti Awan Gelap Jelang Libur Imlek
JAKARTA, investor.id - Harga perak dunia kembali terkoreksi menjelang libur perayaan Tahun Baru Imlek pada Senin, 16 Februari 2026.
Dipantau dari laman Kitco, Senin (16/2/2026) harga perak terpantau melemah 1,15% ke level US$ 76,43 per troy ons.
Sebelumnya, harga perak dunia di akhir pekan sempat menyentuh US$ 76,53 per troy ons. Pelemahan harga perak terjadi menyusul rilis inflasi CPI tahunan AS yang tumbuh lebih rendah dari perkiraan di level 2,4% pada Januari, sekaligus turun tajam dari kenaikan 2,7% yang tercatat pada Desember 2025.
Namun, menurut CME FedWatch Tool, bank sentral Amerika Serikat diperkirakan tidak akan menurunkan suku bunga hingga bulan Juni mendatang.
Selain risiko volatilitas, beberapa analis mencatat bahwa harga perak dapat menghadapi tekanan jual karena pasar utama akan tutup minggu depan. Pasar Tiongkok dikabarkan akan tutup awal pekan ini untuk libur perayaan Tahun Baru Imlek.
Para analis mencatat bahwa permintaan dari Tiongkok telah memberikan dukungan signifikan bagi pasar emas dan perak, bahkan selama fluktuasi harga yang hebat baru-baru ini.
Adapun Barbara Lambrecht, Analis Komoditas di Commerzbank, mengatakan dalam sebuah catatan bahwa ia memperkirakan harga emas dan perak akan stabil selama perayaan Tahun Baru Imlek di Tiongkok.
Sebelumnya, J.P. Morgan Global Research memperkirakan rata-rata harga perak tahun ini akan mencapai US$ 81 per troy ons, dengan kuartal keempat diprediksi melihat rata-rata harga tertinggi perak sebesar US$ 85 per troy ons.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






