Harga Emas Ngebut di Atas US$ 5.100, Pakar Sebut Tren Naik Berlanjut
JAKARTA, investor.id – Harga emas ngebut di atas level US$5.100 per ons troi. Penguatan ini terjadi seiring melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian kebijakan tarif Negeri Paman Sam.
Harga emas hari ini terlihat melonjak 1,38% ke level US$ 5.174,98 per ons troi saat berita ditulis.
Tekanan pada dolar muncul setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan bahwa kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump tidak sah secara hukum.
Meski demikian, Trump merespons dengan mengumumkan tarif global sebesar 15% yang akan mulai berlaku Selasa, memanfaatkan kewenangan Section 122 yang memberinya waktu 150 hari untuk merancang kebijakan lanjutan.
Analis pasar Forex.com David Scutt menilai, dinamika tersebut kembali menghidupkan minat terhadap emas.
“Selama emas mampu bertahan di atas US$ 5.100 per ons troi, bias jangka pendek tetap positif. Breakout ini membuka peluang kenaikan lanjutan, meskipun dalam waktu dekat risiko koreksi teknikal tetap ada,” ujar Scutt.
Menurut dia, potensi celah penerimaan pemerintah AS akibat perubahan tarif dapat memperbesar kekhawatiran terhadap prospek fiskal dan nilai dolar ke depan. Kondisi tersebut menjadi katalis tambahan bagi emas yang dihargakan dalam dolar AS.
Secara teknikal, Scutt menjelaskan, penembusan di atas US$ 5.100 per ons troi dinilai signifikan karena mengakhiri fase konsolidasi panjang pascakejatuhan tajam pada akhir Januari dan awal Februari, ketika aksi jual besar-besaran memaksa likuidasi posisi spekulatif.
“Level US$5.100 kini menjadi titik krusial bagi pelaku pasar, baik sebagai area pertahanan pembeli maupun sebagai batas perlindungan untuk posisi beli baru,” papar Scutt.
Indikator Teknikal Emas
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






