Sabtu, 4 April 2026

Harga Emas Ngebut di Atas US$ 5.100, Pakar Sebut Tren Naik Berlanjut

Penulis : Indah Handayani
23 Feb 2026 | 09:55 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (Istimewa)
Ilustrasi emas. (Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Harga emas ngebut di atas level US$5.100 per ons troi. Penguatan ini terjadi seiring melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian kebijakan tarif Negeri Paman Sam.

Harga emas hari ini terlihat melonjak 1,38% ke level US$ 5.174,98 per ons troi saat berita ditulis.

Tekanan pada dolar muncul setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan bahwa kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump tidak sah secara hukum.

Meski demikian, Trump merespons dengan mengumumkan tarif global sebesar 15% yang akan mulai berlaku Selasa, memanfaatkan kewenangan Section 122 yang memberinya waktu 150 hari untuk merancang kebijakan lanjutan.

Analis pasar Forex.com David Scutt menilai, dinamika tersebut kembali menghidupkan minat terhadap emas.

“Selama emas mampu bertahan di atas US$ 5.100 per ons troi, bias jangka pendek tetap positif. Breakout ini membuka peluang kenaikan lanjutan, meskipun dalam waktu dekat risiko koreksi teknikal tetap ada,” ujar Scutt.

Menurut dia, potensi celah penerimaan pemerintah AS akibat perubahan tarif dapat memperbesar kekhawatiran terhadap prospek fiskal dan nilai dolar ke depan. Kondisi tersebut menjadi katalis tambahan bagi emas yang dihargakan dalam dolar AS.

Secara teknikal, Scutt menjelaskan, penembusan di atas US$ 5.100 per ons troi dinilai signifikan karena mengakhiri fase konsolidasi panjang pascakejatuhan tajam pada akhir Januari dan awal Februari, ketika aksi jual besar-besaran memaksa likuidasi posisi spekulatif.

“Level US$5.100 kini menjadi titik krusial bagi pelaku pasar, baik sebagai area pertahanan pembeli maupun sebagai batas perlindungan untuk posisi beli baru,” papar Scutt.

Indikator Teknikal Emas

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 15 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 45 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 56 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia