Sabtu, 4 April 2026

Harga Emas Bakal Masuk Tren Ini Jika Konflik AS-Iran Pecah

Penulis : Natasha Khairunisa
23 Feb 2026 | 14:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (Foto: Bloomberg / Getty Images)
Ilustrasi emas batangan. (Foto: Bloomberg / Getty Images)

JAKARTA, investor.id - Harga emas kembali menembus level US$ 5.000 per troy ons menjelang akhir pekan, seiring ketidakpastian geopolitik menyusul berita rencana tentang serangan terhadap Iran.

Harga emas ditutup melonjak 2,1% ke level US$ 5.104,3 per troy ons pada Jumat (20/2/2026). Harga emas dunia mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level US$ 5.595,46 pada 29 Januari lalu.

Kembalinya harga emas di atas level psikologis kritis ini terjadi ketika Presiden Donald Trump mengirimkan kapal induk, jet tempur, dan pesawat pengintai untuk menargetkan Iran.

Analis Logam Mulia di Natixis, Bernard Dahdah memproyeksi harga emas berpeluang naik hingga 15% jika AS melancarkan serangan terhadap Iran.

“Sebagian besar kenaikan harga akan terjadi dalam beberapa minggu pertama. Setelah itu, kami memperkirakan harga akan mulai turun karena pasar memiliki visibilitas terhadap implikasinya dan beradaptasi,” kata Bahbah, dikutip dari Kitco News, Senin (23/2/2026).

"Mengingat harga bergerak mendatar, kami memperkirakan harga emas bisa mencapai kisaran US$ 5.500 - US$5.800/troy ons dalam dua minggu setelah dimulainya serangan," bebernya.

Konflik Timur Tengah

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 27 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 37 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 1 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia