Jumat, 15 Mei 2026

Menlu Rusia di Irak untuk Bahas Energi

Penulis : Grace El Dora
6 Feb 2023 | 14:15 WIB
BAGIKAN
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov (kiri) menyambut Deputi Duma Negara Rusia Andrey Klimov, Wakil Ketua Komite Kerja Sama Parlemen Uni Eropa-Rusia, dalam pertemuan Komisi Dewan Umum partai politik All Russian tentang kerja sama internasional dan dukungan rekan senegaranya di luar negeri di Moskow, Rusia pada 3 Februari 2023. (Foto: YURI KOCHETKOV / POOL / AFP)
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov (kiri) menyambut Deputi Duma Negara Rusia Andrey Klimov, Wakil Ketua Komite Kerja Sama Parlemen Uni Eropa-Rusia, dalam pertemuan Komisi Dewan Umum partai politik All Russian tentang kerja sama internasional dan dukungan rekan senegaranya di luar negeri di Moskow, Rusia pada 3 Februari 2023. (Foto: YURI KOCHETKOV / POOL / AFP)

BAGDAD, investor.id – Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov tiba di Irak pada Senin (6/2). Kedua negara akan melakukan pembicaraan tentang ketahanan energi dan pangan sehubungan dengan konflik di Ukraina, kata seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Irak.

Dia mendarat di Baghdad pada Minggu malam (Senin pagi WIB) sebagai kepala delegasi besar yang mencakup “perusahaan minyak dan gas dan investor”, kata Ahmed al-Sahhaf, dilansir dari AFP.

Pada Senin Lavrov akan bertemu dengan Menlu Irak Fuad Hussein, kata kantor berita negara INA mengutip Sahhaf.

Dia juga akan bertemu Perdana Menteri (PM) Mohammed Shia al-Sudani, Presiden Abdul Latif Rashid, dan ketua parlemen Mohammed al-Halbussi.

ADVERTISEMENT

INA mengutip Sahhaf yang mengatakan kunjungan Lavrov “menegaskan keterbukaan Irak kepada semua mitra dan sahabatnya”.

Dia juga menggarisbawahi pentingnya menarik investasi, terutama di bidang energi.

“(Lavrov dan Hussein) juga akan membahas transformasi terkait keamanan dan stabilitas kawasan, dan sudut pandang Irak mengenai operasi militer di Ukraina,” ungkap Sahhaf sebelumnya.

Dia mencatat pemerintah Irak menyukai dialog apa pun yang memungkinkan untuk meredakan eskalasi dan krisis, terutama di sektor pangan dan energi.

Pernyataannya datang di tengah melonjaknya harga makanan dan energi di pasar internasional, sejak serangan Rusia ke Ukraina tahun lalu.

Irak, sekutu dekat Iran, juga memiliki hubungan strategis dengan Amerika Serikat (AS) yang masih memiliki tentara di negara itu sebagai bagian dari koalisi internasional menghadapi kelompok Negara Islam (IS).

Pada Kamis (2/2), Hussein menjamu Menlu Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan.

Tidak disebutkan tentang kemungkinan dimulainya kembali negosiasi antara kelas berat regional Saudi dan Iran. Adapun pemerintah Irak telah berperan sebagai mediator dalam pembicaraan yang terhenti selama berbulan-bulan ini.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia