Optimalisasi Teknologi Digital, BRI (BBRI) Genjot Bisnis Wealth Management
JAKARTA, investor.id– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI optimistis pertumbuhan bisnis Wealth Management akan terus meningkat dengan didukung oleh optimalisasi teknologi digital.
Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan, perseroan terus melakukan aktivitas literasi keuangan secara massif untuk meningkatkan awareness kepada khalayak umum mengenai pentingnya pengelolaan keuangan.
“BRI menjalankan beragam aktivitas literasi dan edukasi keuangan, mulai dari edukasi di media sosial, broadcast communication, serta event baik online maupun offline,” ungkapnya.
Keberhasilan ini pun dibuktikan lewat jumlah nasabah kelolaan Wealth Management BRI per periode Mei 2022 yang tumbuh lebih dari 10% (year to date).
Ke depan, BRI optimistis bisnis Wealth Management akan terus meningkat. Pertumbuhan jumlah nasabah BRI Prioritas pada tahun ini pun diharapkan meningkat signifikan lebih dari 15%.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






