Jumat, 15 Mei 2026

Amar Bank Naikkan Modal Inti Lampaui Rp 3 Triliun

Penulis : Fajar Widhiyanto
17 Des 2022 | 12:35 WIB
BAGIKAN
Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian memberikan tips mengatur keuangan di masa pandemi Covid-19
Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian memberikan tips mengatur keuangan di masa pandemi Covid-19

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) berhasil menyelesaikan rights issue yang kedua (PHMTED II). Seluruh saham baru yang diterbitkan telah diserap seluruhnya dan Amar Bank berhasil menghimpun tambahan modal sebesar Rp 1,28 triliun, serta meningkatkan modal inti hingga Rp 3,1 triliun.

Pembeli siaga yang mendukung keberhasilan transaksi tersebut adalah Tolaram Group Inc (Tolaram), selaku pemegang saham pengendali Amar Bank. Tolaram menyerap total sebanyak 4,47 miliar saham. Dengan hasil tersebut, Amar Bank kini telah memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp3 triliun yang ditetapkan oleh OJK.

“Kami sangat berbahagia bahwa saat ini proses rights issue telah berhasil diselesaikan. Pemegang saham pengendali kami, Tolaram, terus menunjukkan keyakinan dan komitmennya yang kuat dalam mendukung dan mewujudkan tujuan kami untuk menjadi bank digital terdepan yang memberikan dampak sosial, dengan melayani segmen ritel yang kurang terlayani dan UMKM dalam ekonomi digital,” kata Vishal Tulsian, Presiden Direktur Amar Bank dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi Sabtu (17/12/2022).

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan juga pemangku kepentingan lainnya, mulai dari OJK, BEI, dan berbagai pihak lainnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Amar Bank dan bantuan yang diberikan selama pelaksanaan rights issue.

ADVERTISEMENT

“Dengan modal yang kuat, kami dapat memfokuskan semua upaya untuk meningkatkan pertumbuhan di tahun depan dan peluncuran produk inovatif baru yang telah ada dalam perencanaan kami, untuk mewujudkan inklusi keuangan yang berdampak dan pertumbuhan serta returns bagi investor kami,” imbuhnya.

Pada kuartal III 2022, total aset Amar Bank mencapai Rp 3,70 triliun dengan total pinjaman Rp 2,14 triliun. Amar Bank juga membukukan peningkatan pendapatan bunga bersih secara year-on-year sebesar 66% menjadi Rp 501,84 miliar. Laporan riset yang dikeluarkan oleh Surya Fajar Sekuritas pada 28 September 2022 memproyeksikan laba bersih sebesar Rp 150 miliar dan kenaikan pendapatan bunga bersih 49% (year-on-year) untuk Amar Bank pada 2023.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia