Jumat, 15 Mei 2026

Strategi BRI Finance Hadapi Tantangan 2023

Penulis : Prisma Ardianto
15 Feb 2023 | 14:50 WIB
BAGIKAN
BRI Finance. (Ilustrasi/Perseroan)
BRI Finance. (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) menyadari bisnis pembiayaan masih akan menantang di tahun 2023. Kendati demikian, perseroan telah menyiapkan sejumlah strategi agar kinerja dapat sejalan dengan proyeksi industri.

Corporate Secretary BRI Finance Taufiq Kurniadihardja menerangkan, Bank Indonesia (BI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan yang positif. Pertumbuhan ekonomi ditaksir di kisaran 4,5%-5,3%, sedangkan pertumbuhan piutang pembiayaan secara industri berada di kisaran 13%-15%.

"Berdasarkan outlook yang diberikan dari BI, OJK maupun para pengamat ekonomi semua optimistis bahwa mengacu pada 2022, ekonomi Indonesia pada tahun 2023 akan tetap tumbuh. Sejalan dengan itu, BRI Finance juga optimistis menatap 2023," terang Taufiq dalam keterangannya, Rabu (15/2/2022).

ADVERTISEMENT

Dia pun mengungkapkan, ada beberapa tantangan yang akan dihadapi perekonomian di Tanah Air tahun ini, mulai dari masalah suku bunga acuan hingga potensi resesi global yang mendorong perlambatan ekonomi internasional. Ada pula tantangan dari fluktuasi harga bahan bahan bakar minyak (BBM) serta kondisi politik nasional menghadapi tahun pemilu 2024.

Menatap sejumlah tantangan itu, BFI Finance telah menetapkan beberapa langkah strategis, antara lain fokus untuk meningkatkan profitabilitas melalui joint financing (JF). Dengan tetap mengacu pada aturan yang berlaku, skema JF akan dilakukan bersama induk yakni BRI maupun lembaga jasa keuangan lain.

Selanjutnya, optimalisasi sinergi pemasaran dengan melakukan penguatan titik captive yang sudah ada. BRI Finance telah menambah koordinator dan tenaga relationship manager (RM) di kota-kota tertentu yang potensi pasarnya cukup besar. Mengacu pada kinerja tahun lalu, pendekatan ini diyakini akan memudahkan koordinasi, memperkuat penetrasi pemasaran dan juga diharapkan menumbuhkan pencapaian disbursement.

Di samping itu, menjalin sinergi bersama BRI terkait skema referral di kantor cabang bank. Sinergi juga diimplementasikan bersama lewat super apps BRImo yang telah memiliki 22,3 juta pengguna di akhir 2022, naik 68,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Berikutnya, BRI Finance pun melakukan kolaborasi digitalisasi dan publikasi dengan business partner baik otomotif atau nonotomotif, marketplace dan juga media publikasi. Hal ini diikuti dengan upaya perseroan melanjutkan digitalisasi proses bisnis aplikasi My BRIf menjadi one stop digital financing.

Lebih lanjut, BRI Finance turut mengembangkan pasar di bidang fleet selain used car dan refinancing yang selama ini sudah digarap. Pengembangan ini dimulai dari fasilitas COP atau MOP bagi karyawan perusahaan mitra, maupun penyediaan kendaraan fleet untuk perusahaannya sendiri.

"Perusahaan yang dibidik untuk saat ini adalah BUMN dan grup BUMN serta perusahaan-perusahaan swasta yang bonafide. Kami akan menyasar potensi yang memang cukup aman dari segi risiko," kata Taufiq.

Dari sisi jaringan kerja, perseroan telah menambah 16 point of sales di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Tujuannya memperdalam penetrasi ke sentra-sentra industri dan bisnis yang akan dioptimalkan untuk meraih potensi market di Jabodetabek.

Sejumlah langkah tersebut dijalankan perusahaan dengan tetap mematuhi tata kelola dan manajemen risiko yang baik. "Penguatan manajemen risiko, baik dari credit scoring maupun collection scoring. Jadi itu adalah hal-hal yang akan dilakukan pada 2023 untuk bisa menjawab tantangan," pungkas Taufiq.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 21 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 23 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia