Binance Investasi di Mata Uang Kripto Korea Selatan
JAKARTA,investor.id- Penyelenggara ekosistem blockchain dan penyedia infrastruktur mata uang kripto, Binance, berinvestasi di GOPAX, bursa mata uang kripto Korea Selatan yang dilisensikan untuk menyediakan layanan fiat-to-crypto kepada pelanggan, sebagai bagian dari Inisiatif Pemulihan Industri Web3 Binance.
Pada November 2022, GOPAX menghentikan penarikan pembayaran pokok dan bunga dalam layanan keuangan terdesentralisasi (DeFi) GoFi sebagai konsekuensi dari tantangan hulu yang dialami oleh Genesis Global Capital, LLC. Sejak saat itu, GOPAX telah bekerja secara erat dengan badan pengatur lokal dan mitra industri dalam upaya mengumpulkan dana untuk membantu memulihkan pengguna yang terdampak.
Binance mengakui komitmen GOPAX kepada penggunanya dan berbagi tujuannya untuk meningkatkan standar perlindungan pengguna dengan mendorong lingkungan berkelanjutan dan bertanggung jawab untuk investasi dan perdagangan mata uang kripto di Korea Selatan. Sebagai bagian dari transaksi ini, Binance akan menyuntikkan modal ke GOPAX dengan tujuan mengamankan secara penuh segala potensi permintaan penarikan pengguna GoFi terhadap semua setoran dalam staking, termasuk bunga.
Binance juga akan bekerja secara erat dengan GOPAX untuk memperbaiki edukasi pengguna dan kesadaran blockchain melalui Binance Academy, yang merupakan portal blockchain dan pembelajaran kripto dengan akses terbuka yang menyediakan sumber daya edukasi gratis untuk pengguna.
Binance berkomitmen untuk berkolaborasi dengan badan pengatur Korea Selatan dan pemangku kepentingan aset virtual untuk mendalami cara Binance dapat memanfaatkan teknologi dan likuiditasnya guna mendukung ekosistem lokal.
“Binance memiliki tanggung jawab untuk melindungi pengguna kami, serta industri kami. Industry Recovery Initiative (Inisiatif Pemulihan Industri) diciptakan untuk mendukung perusahaan menjanjikan yang terkena dampak negatif dari peristiwa tahun lalu. Kami berharap mengambil langkah ini bersama GOPAX akan membangun kembali industri kripto dan blockchain Korea lebih lanjut," kata Pendiri dan CEO Binance Changpeng “CZ” Zhao dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily,di Jakarta, belum lama ini.
Diluncurkan pada akhir 2022, IRI adalah peluang investasi bersama bagi organisasi yang ingin berkontribusi untuk masa depan Web3 dengan mendukung pemain industri yang terkena dampak negatif dari kekuatan pasar. Organisasi terpilih harus menunjukkan dedikasi terhadap inovasi dan penciptaan nilai jangka panjang, memiliki model bisnis yang jelas serta layak, dan fokus secara signifikan pada manajemen risiko. Selain sokongan keuangan, IRI juga menyediakan rencana dukungan komprehensif kepada penerima untuk membantu mereka membangun organisasi yang lebih kuat.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

