CIMB Niaga (BNGA) Targetkan AUM Wealth Management Tumbuh 20%
JAKARTA, investor.id – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) memasang target pertumbuhan dana kelolaan (asset under management/AUM) dari bisnis wealth management tahun ini sebesar 20% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan nasabah tajir yang terus berkembang di Indonesia dan menjadi potensi besar untuk diambil perseroan.
“Total AUM untuk nasabah affluent tumbuh lebih dari 20%, total nilainya (AUM saat ini) lebih dari Rp 100 triliun,” kata Direktur Consumer Banking CIMB Niaga (BNGA) Noviady Wahyudi dalam acara Wealth Xpo, di Jakarta, Kamis (02/03/2023).
Salah satu yang dilakukan perseroan untuk menumbuhkan bisnis ini adalah menyelenggarakan Wealth Xpo sebagai salah satu signature event untuk mengapresiasi nasabah istimewa yaitu CIMB Preferred dan CIMB Private Banking, serta masyarakat di era pascapandemi. Mengusung tema Embracing The Spirit of Opportunity, CIMB Niaga ingin membangkitkan semangat optimisme masyarakat di tengah dinamika ekonomi politik global dan nasional yang masih menantang.
Baca Juga:
Akhirnya, Fintech Lending Untung!Noviady menyebut, saat ini jumlah nasabah wealth management CIMB Niaga sebanyak 90 ribu nasabah. Tahun ini diharapkan dapat meningkat menjadi lebih dari 100 ribu nasabah. Menurut dia, melalui acara Wealth Xpo CIMB Niaga ingin berbagi pengetahuan dan wawasan terbaru tentang kondisi perekonomian dan peluang-peluang yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan portofolio aset atau kekayaan nasabah.
“Kami memahami, masyarakat membutuhkan solusi finansial yang dapat diandalkan untuk pengelolaan kekayaan yang maksimal. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, CIMB Niaga melalui Wealth Xpo menawarkan solusi Wealth Growth Practices yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah dengan memanfaatkan produk investasi dan perlindungan yang tersedia di CIMB Niaga,” kata Noviady.
Lebih lanjut Noviady menjelaskan, CIMB Niaga mengajak masyarakat yang ingin mengoptimalkan kekayaan untuk bergabung dalam layanan CIMB Preferred dan CIMB Private Banking. Layanan tersebut memberikan banyak keuntungan untuk nasabah dan keluarga sesuai dengan tagline yang diusung More Value, Better Experience and Easier. Nasabah akan mendapatkan nilai lebih besar dari sekadar bertransaksi, pengalaman tak terlupakan di setiap perencanaan keuangan, hingga kemudahan dan kenyamanan untuk segala kebutuhan perbankan.
Di antara nilai lebih (more value) yang bisa diperoleh nasabah CIMB Preferred di antaranya kemudahan dan keuntungan bebas biaya dari kartu debit dan kartu kredit serta special rate untuk berbagai produk tabungan, deposito, reksa dana, dan obligasi.
Sementara dari sisi better experience, beragam fasilitas dapat dinikmati nasabah CIMB Preferred sehingga memberikan pengalaman tak terlupakan, seperti fasilitas safe deposit box tanpa biaya untuk semua ukuran, airport pick up dan airport concierge service di Indonesia dan akses ke Plaza Premium Lounge di Singapura dan Malaysia.
Banyak Kemudahan
Nasabah CIMB Preferred juga mendapat banyak kemudahan untuk menunjang aktivitas perbankannya. Di antaranya layanan OCTO Mobile dan OCTO Clicks untuk beragam aktivitas perbankan, termasuk limit transfer antarbank hingga Rp 2 miliar melalui OCTO Mobile dan OCTO Clicks.
“Semoga insight yang diperoleh dapat semakin memperkuat fondasi dalam mengambil keputusan yang tepat untuk mencapai kesuksesan di tahun ini dan ke depan. Kami akan terus berupaya memberikan layanan dan fasilitas istimewa untuk para nasabah CIMB Preferred dan CIMB Private Banking,” ujar Noviady.
Noviady juga menyebut, secara keseluruhan bisnis konsumer di awal tahun ini menunjukkan kinerja yang positif. CIMB Niaga juga mempertahankan pertumbuhan pinjaman konsumer double digit. “Tentunya ditopang dari KPR (kredit pemilikan rumah) dan KPM (kredit pemilikan mobil) yang didukung dari perusahaan anak kami CIMB Niaga Auto Finance (CNAF). Jadi itu kontributornya, kemudian juga ada kartu kredit,” ungkap dia.
Pihaknya juga menilai bahwa permintaan kredit di bawah tahun ini masih meningkat, tidak seperti awal tahun yang biasanya melemah. “Jika melihat Januari sampai Februari, masih pertumbuhan konsumer tumbuh di atas 10%, harapannya sampai akhir tahun juga begitu,” pungkas Noviady.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






