2022, Laba BRI Finance Tumbuh 94,04%
JAKARTA, Investor.id - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencetak kenaikan laba bersih sebanyak 94,04% menjadi Rp 83,84 miliar tahun 2022. Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan juga aset dan piutang pembiayaan.
Mengacu laporan keuangan yang dipublikasikan, BRI Finance mencatat total piutang pembiayaan mencapai Rp 6,47 triliun atau tumbuh 41,62% (yoy) pada 2022. Piutang pembiayaan konsumen merupakan kontributor utama dengan pertumbuhan 77,18% (yoy) menjadi Rp 4,92 triliun.
Seiring fokus perusahaan pada pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan susut 13,81% (yoy) menjadi Rp 1,49 triliun. Sementara tagihan anjak piutang pun dicatatkan menurun tipis 0,53% (yoy) menjadi sebesar Rp 56,80 miliar.
Dengan perubahan fokus bisnis ini, BRI Finance tetap mampu membukukan peningkatan total aset sebesar 39,68% (yoy) menjadi Rp 7,33 triliun. Diikuti peningkatan pada sisi liabilitas 48,54% (yoy) menjadi Rp 6,10 triliun dan ekuitas tumbuh 7,62% (yoy) menjadi Rp 1,22 triliun pada 2022.
ADVERTISEMENT
Di sisi profitabilitas, perseroan tercatat lebih efisien. Tercermin rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) yang turun dari 90,51% pada 2021 menjadi 87,18% di 2022. Dengan uraian, pendapatan mencapai Rp 890,59 miliar yang meningkat 45,37% (yoy), sedangkan total beben Rp 776,43 miliar atau naik 40,02% (yoy).
Direktur Utama BRI Finance Azizatun Azhimah mengatakan, pencapain tersebut mendorong optimisme perseroan untuk memacu kinerja tahun ini. Sebab, kinerja impresif pada 2022 dicapai di tengah berbagai tantangan ekonomi yang hadir tahun lalu, seperti kondisi yang belum sepenuhnya pulih akibat krisis karena pandemi dan dimulainya kenaikan suku bunga acuan bank sentral.
"Kinerja tersebut dicapai tentunya karena strategic response yang tepat dalam menghadapi tantangan ekonomi yang ada dan dapat dieksekusi dengan baik oleh seluruh komponen di BRI Finance. Oleh karena itu, pencapaian pada 2022 akan menjadi fondasi yang kuat bagi kami dalam menjajaki prospek bisnis yang dinilai akan positif tahun ini," ujar Azizah, sapaan akrabnya, Rabu (8/2/2023).
Adapun Bank Indonesia (BI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan positif ekonomi nasional. Di mana pertumbuhan ekonomi ditaksir di kisaran 4,5%-5,3%, sedangkan pertumbuhan piutang pembiayaan secara industri di kisaran 13%-15%.
Azizah menerangkan, salah satu pendorong utama pertumbuhan kinerja BRI Finance adalah keberhasilan dalam memperbesar porsi pembiayaan untuk segmen konsumer. Sebab, BRI Finance dalam beberapa tahun terakhir lebih fokus pada pembiayaan konsumer dengan target kontribusi mencapai 75%, di samping memperkecil kontribusi pembiayaan di segmen komersial.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Market
19 menit yang lalu
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia
21 menit yang lalu
Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market
1 jam yang lalu
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National
7 jam yang lalu
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National
8 jam yang lalu
KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market
8 jam yang lalu
Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler
1
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Rabu 13 Mei 2026: Anjlok Tajam
2
Harga Emas Bisa Meledak ke US$ 17.250
3
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Rabu 13 Mei 2026, Cek Update-nya
4
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Rabu 13 Mei 2026, Cek Rinciannya
5
20 Saham Small Cap Pilihan 2026, Bisa Cuan hingga 93%






