Mudik Aman dengan Proteksi Asuransi
JAKARTA, investor.id - Hampir separuh penduduk Indonesia atau sebanyak 123 juta orang diperkirakan melakukan mudik di periode Ramadan dan Lebaran tahun 1444 Hijriah ini. Meningkatnya volume pemudik di tahun ini juga bukan tanpa risiko, maka proteksi asuransi dapat menjadi salah satu antisipasi dalam rangka meringankan beban finansial.
Seperti yang diketahui, bulan Ramadan tidak terasa akan segera usai. Umat muslim sudah bersiap menyambut Idul Fitri. Sebagian besar masyarakat Indonesia merayakan Idul Fitri dengan mudik ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan keluarga.
Perjalanan yang ditempuh saat mudik umumnya bukan perjalanan singkat dan arus kendaraan cukup tinggi, sehingga para pemudik sebaiknya memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan mereka dalam keadaan prima. Terlebih, perjalanan mudik masih sedang menjalankan ibadah puasa.
Head of Sequis Digital Channel Antonius Tan mengungkapkan, pemudik mesti memerhatikan praktek berkendara yang baik, dengan mematuhi rambu-rambu dan marka jalan yang ada. Selain itu, pemudik yang memilih berkendara dengan kendaraan pribadi juga mesti memastikan kendaraan aman dan nyaman.
Lebih dari itu, pemudik selayaknya melengkapi diri dan keluarga dengan perlindungan ekstra melalui asuransi kesehatan dan kecelakaan. Mengingat, penyebab kecelakaan di jalan raya dapat bermacam-macam dan terkadang dapat diprediksi. Umumnya karena faktor manusia dan kelalaian pengemudi.
"Kecelakaan dapat menyebabkan berbagai kerugian, seperti pengeluaran uang tunai dalam jumlah besar untuk perawatan medis, perbaikan kendaraan, bahkan kerugian finansial hingga jangka panjang akibat kecelakaan dan atau kematian," ungkap Antonius dalam keterangannya, Senin (17/4/2023).
Oleh sebab itu, sambung dia, selain waspada, mempersiapkan dan melindungi diri dengan asuransi menjadi penting. Karena manfaat dan santunan asuransi dapat membantu meringankan beban finansial dan beban mental dari korban dan keluarga.
Di samping itu, Senior Manager Medical Underwriter Sequis dr Fridolin Seto Pandu menuturkan pentingnya menjaga tubuh tetap prima sebelum perjalanan mudik, dengan menjaga pola makan dan cukup tidur. Bagi yang memiliki penyakit bawaan sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter dan pastikan membawa obat-obat yang rutin diminum.
"Anda juga dapat membawa vitamin untuk menjaga imun tubuh dan obat anti mabuk perjalanan. Kemudian siapkan asupan bergizi yang nantinya dikonsumsi saat perjalanan mudik," imbuh dia.
Mudik biasanya akan menempuh perjalanan yang cukup jauh dan lama sehingga kemungkinan berbuka puasa atau sahur di jalan. Makanan dan camilan sehat bisa dipersiapkan agar tubuh tetap fit selama perjalanan.
dr Fridolin mengimbau agar pemudik membawa makanan sehat tapi praktis dan tidak mudah basi, seperti roti gandum, buah kurma, oatmeal, snack bar bernutrisi, dan kacang-kacangan yang kaya akan omega tiga. Selain itu, tentu persediaan air putih yang cukup dan hindari minuman berkafein dan bersoda karena berpotensi memicu sakit perut atau kembung.
Selain mengawasi asupan makanan dan minuman, dr Fridolin juga mengingatkan agar para pemudik menyempatkan waktu beristirahat dalam perjalanan. Manfaatkan waktu setidaknya 15-20 menit untuk beristirahat di posko mudik atau rest area. Saat beristirahat, lakukan gerakan stretching agar tubuh tidak terlalu pegal dan kaku.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

