Usaha Gadai Tumbuh 10%, Pegadaian Raup Laba Rp 1,04 Triliun
JAKARTA, investor.id - PT Pegadaian membukukan laba bersih mencapai Rp 1,04 triliun pada kuartal I-2023, tumbuh 26,77% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 820,81 miliar. Perolehan ini didukung perkembangan bisnis pinjaman dari usaha gadai dan non gadai.
Mengacu laporan keuangan Pegadaian, total pendapatan usaha mencapai Rp 5,75 triliun atau tumbuh 8,45% year on year (yoy) dalam tiga bulan pertama tahun ini. Semua lini pendapatan tercatat meningkat, mulai dari pendapatan sewa modal dan administrasi, pendapatan penjualan emas, serta pendapatan lainnya.
Hal tersebut tidak terlepas tren positif dari outstanding pinjaman perusahaan. Pinjaman yang disalurkan menembus Rp 60,89 triliun atau naik 12,34% (yoy) pada kuartal I-2023. Hasil ini ditopang pinjaman usaha gadai senilai Rp 52,58 triliun atau tumbuh 10,07% dan pinjaman usaha non gadai sebesar Rp 8,30 triliun atau meningkat 29,19% (yoy).
Sementara itu, beban usaha hanya tumbuh tipis 3,55% (yoy) menjadi Rp 4,79 triliun sepanjang Januari-Maret 2023. Pencapaian ini utamanya dipengaruhi penurunan di pos beban administrasi dan umum, serta penurunan pada beban pegawai.
Di kuartal I-2023, aset Pegadaian tumbuh 11,9% (yoy) sebesar Rp 76,1 triliun. Begitu juga omzet mengalami peningkatan menjadi Rp 49,4 triliun atau naik 13,3% dibandingkan periode yang sama di 2022.
Direktur Keuangan Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha mengungkapkan pertumbuhan data kinerja di kuartal I-2023 terjadi berkat dukungan seluruh masyarakat khususnya nasabah. Dalam hal ini, nasabah masih mempercayakan Pegadaian sebagai agen inklusi keuangan yang solutif.
"Atas nama manajemen saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat khususnya nasabah yang mempercayakan Pegadaian untuk membantu menyelesaikan masalah tanpa masalah. Terbukti, data nasabah Pegadaian pada triwulan I ini juga mengalami peningkatan sebanyak 22,3 juta nasabah," jelas Ferdian dalam keterangannya, Senin (8/5/2023).
Ferdian mengatakan, memasuki 2023 minat masyarakat untuk memiliki investasi emas secara digital juga semakin terasa. Fenomena ini dibuktikan dengan pertumbuhan pengguna Pegadaian Digital selama Januari-Maret sebesar 5,9 juta user.
"Pegadaian Digital menghadirkan Tabungan Emas yang memudahkan masyarakat untuk memiliki investasi emas hanya dalam genggaman melalui smartphone dengan aman dan nyaman. Bahkan, hanya dengan Rp 10.000 saja, nasabah bisa berinvestasi emas layaknya membeli pulsa," tambah Ferdian.
Melihat tingginya kesadaran masyarakat untuk berinvestasi emas, ke depan PT Pegadaian akan mengembangkan ekosistem emas dengan layanan bullion services. Oleh karena itu, perusahaan terus berkomitmen untuk membantu masyarakat agar semakin kuat ketahanan ekonominya dengan memiliki investasi dan mulai menabung emas.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






