Jumat, 15 Mei 2026

Pemanfaatan Layanan JKN Lampaui Pra Pandemi

Penulis : Prisma Ardianto
2 Jul 2023 | 08:00 WIB
BAGIKAN
JKN
JKN

JAKARTA, investor.id - Pemanfaatan layanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) meningkat tajam pada tahun 2022. Fenomena peningkatan aktivitas atau rebound phenomenon tersebut berlanjut di tahun ini dan bahkan terindikasi melampaui periode pra pandemi.

Mengacu Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan Tahun 2022 dari BPJS Kesehatan, total pemanfaatan layanan kesehatan melalui JKN setidaknya telah meningkat dalam dua tahun terakhir. Peningkatan pemanfaatan yang dimaksud baik terjadi untuk kunjungan sakit maupun kunjungan sehat.

Ada 362,6 juta pemanfaatan JKN selama tahun 2020 atau 993 ribu pemanfaatan per hari. Jumlah itu kemudian meningkat 8,56% year on year (yoy) sepanjang 2021 menjadi sebanyak 392,9 juta pemanfaatan JKN atau 1,1 juta pemanfaatan per hari. Selanjutnya, pemanfaatan JKN tercatat melesat sampai dengan 502,9 juta sepanjang tahun 2022 atau 1,4 juta pemanfaatan per hari. Jumlah ini meningkat sampai dengan 27,99% (yoy) di 2022.

ADVERTISEMENT

Jika ditelisik lebih dalam, peningkatan terjadi untuk kunjungan sakit ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) sebanyak 205,6 juta pemanfaatan, kunjungan di poliklinik rawat jalan rumah sakit sebanyak 95,9 juta pemanfaatan, dan rawat inap di rumah sakit sebanyak 12,0 juta pemanfaatan. Sementara kunjungan sehat yang merupakan kontak antara FKTP dan peserta dalam pemberian informasi kesehatan, disertai dengan konsultasi promotif-preventif mencapai 189,3 juta pemanfaatan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengakui bahwa fenomena peningkatan aktivitas atau rebound phenomenon itu telah diprediksi, mengingat utilitas masyarakat juga mulai naik seiring terkendalinya pandemi. Masyarakat yang tadinya enggan ke fasilitas kesehatan (faskes) karena takut akan tertular virus, mereka mulai kembali memeriksa kesehatannya ke faskes dengan memanfaatkan layanan JKN. Pihaknya pun melihat fenomena ini masih akan berlanjut dan bahkan melampaui jumlah pemanfaatan ketika pra pandemi.

"Rebound phenomenon masih akan terjadi. Pemanfaatan layanan JKN juga sudah sama (dengan pra pandemi), bahkan ada kecenderungan melebihi dibanding sebelum pandemi," ungkap Ghufron saat dihubungi di sela-sela kegiatannya di International Social Security Association (ISSA) Meeting dan menjadi pembicara di beberapa universitas ternama di Amerika Serikat, Selasa (27/6/2023).

Dia juga mengatakan bahwa BPJS Kesehatan sudah membuat skenario yang mumpuni untuk menyambut peningkatan pemanfaatan layanan JKN tersebut. Hal ini seiring dengan upaya perluasan kepesertaan dan mitra faskes itu sendiri. "Kami tentu melakukan antisipasi dan jumlah faskes kerja sama selalu meningkat," jelas Ghufron.
Sebagai gambaran, BPJS Kesehatan di akhir 2022 telah menggandeng sebanyak 23.730 FKTP , yang sebagian besarnya sudah menerapkan antrean online terintegrasi mobile JKN. Selain itu, ada sebanyak 2.963 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) sebagai mitra dan telah mencakup 85% dari jumlah rumah sakit di Indonesia.

Seiring dengan peningkatan pemanfaatan layanan JKN yang telah dicatatkan tersebut, beban jaminan kesehatan meningkat dari Rp 90,33 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp 114,47 triliun di tahun 2022. Pada periode sama, penghimpunan iuran mencapai hanya naik tipis dari Rp 143,32 triliun menjadi Rp 144,04 triliun.
Meski begitu, BPJS Kesehatan berhasil tetap menjaga dana jaminan sosial (DJS) dalam kondisi sehat dua tahun berturut-turut. DJS surplus Rp 56,51 triliun di akhir tahun lalu atau aset bersih mencukupi 5,98 bulan estimasi pembayaran klaim ke depan.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 39 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia