BNI Tingkatkan Jumlah Pelaku Wirausaha Lewat Program Graduasi KUR Prakerja
JAKARTA, investor.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya dalam mendukung upaya Pemerintah dalam meningkatkan jumlah dan kualitas wirausaha di Indonesia melalui program graduasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Prakerja.
Melalui program ini, para alumni Program Kartu Prakerja yang memiliki minat atau telah menjadi wirausaha diberikan kemudahan untuk mengajukan KUR di BNI dengan cepat, mudah, dan biaya yang terjangkau.
BNI sebagai agent of development berperan melakukan pengelolaan rekening pemerintah Dana Kartu Prakerja dan mitra pembayaran dana insentif Program Kartu Prakerja bersama mitra e-wallet, BNI juga berperan sebagai penyalur KUR bagi para alumni Prakerja. Adapun program KUR Prakerja telah diluncurkan oleh Pemerintah sejak tahun 2021.
Program KUR Prakerja bertujuan untuk mendorong semakin banyak alumni Program Kartu Prakerja untuk menjadi wirausaha dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Dalam menghadapi bonus demografi yang akan dialami Indonesia dalam beberapa tahun mendatang, peningkatan jumlah wirausaha yang mampu membuka lapangan kerja yang luas menjadi prioritas utama.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam keterangannya mengatakan, BNI berkomitmen untuk menyediakan solusi perbankan end-to-end yang mendukung Alumni Prakerja dalam mencapai graduasi.
"BNI memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung Pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan jumlah wirausaha di Indonesia melalui program graduasi KUR Prakerja," ujar Okki, Jumat (7/7/2023).
BNI, lanjut Okki berkomitmen untuk terus memberikan solusi perbankan yang inklusif, baik dalam hal transaksi maupun pembiayaan, bagi para alumni Kartu Prakerja dengan menghadirkan layanan KUR BNI mulai dari Super Mikro, Mikro, hingga KUR Kecil.
Dia mencontohkan, para Alumni Program Kartu Prakerja yang merupakan pengusaha baru dapat mengajukan KUR Super Mikro untuk tambahan modal usaha. Skema KUR Super Mikro ini memiliki perbedaan dengan skema KUR pada umumnya karena tidak mensyaratkan minimal lama usaha.
Meski demikian, calon penerima KUR Super Mikro yang belum memiliki usaha selama 6 bulan diwajibkan mengikuti program pelatihan atau pendampingan usaha.
"Ke depannya BNI akan terus berupaya memberikan solusi perbankan end-to-end bagi para alumni Prakerja, baik dalam hal transaksi maupun pembiayaan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan dan kualitas wirausaha di Indonesia," pungkasnya.
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






