Jumat, 15 Mei 2026

Terpilih Jadi DK OJK, Berikut Strategi Agusman

Penulis : Prisma Ardianto
10 Jul 2023 | 18:48 WIB
BAGIKAN
Agusman saat memaparkan visi dan misi di DPR hingga akhirnya terpilih sebagai  dewan komisioner merangkap kepala eksekutif pengawas (KE) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2023-2028, Senin (10/7/2023)
Agusman saat memaparkan visi dan misi di DPR hingga akhirnya terpilih sebagai dewan komisioner merangkap kepala eksekutif pengawas (KE) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2023-2028, Senin (10/7/2023)

JAKARTA, Investor.id –  Agusman menyiapkan sejumlah strategi dalam rangka pengembangan dan penguatan lembaga pembiayaan, perusahaan modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya setelah terpilih seabgai  dewan komisioner merangkap kepala eksekutif pengawas (KE) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2023-2028.

Agusman mengatakan, sejumlah tantangan dialami perusahaan yang volume usahanya lebih kecil atau memiliki sumber daya keuangan yang terbatas. Padahal, potensi sektor pembiayaan nasional masih besar, khususnya untuk mendorong kontribusi dalam pendalaman sektor keuangan.

Tantangan yang dihadapi adalah masih lemahnya tata kelola dan manajemen risiko, masih terbatasnya sumber daya manusia secara kuantitas dan kualitas, dan masih lemahnya dukungan infrastruktur teknologi informasi (TI). Sementara itu dari sisi bisnis, terdapat beberapa tantangan seperti bisnis yang belum berkembang, tingkat persaingan yang ketat, dan sulitnya mendapatkan pendanaan dan permodalan.

ADVERTISEMENT

"Meski banyak tantangan dan kesulitan, pengembangan dan penguatan sektor industri ini perlu dilakukan ke depan. Apalagi peluang ke depan juga sangat besar, terutama karena perekonomian domestik semakin membaik dan pemberlakuan UU 4/2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK)," kata Agusman pemaparan di Komisi XI DPR RI, Senin (10/7/2023).

Dalam aspek penguatan kelembagaan, Agusman mengusung tiga program jangka panjang. Program pertama, penguatan tata kelola dan manajemen risiko. Program ini dilakukan dengan mendorong penerapan governancerisk, dan control (GRC) yang terintegrasi dengan pemanfaatan teknologi informasi terkini.


"GRC ini mungkin tidak harus secanggih bank, tapi meski tidak kompleks, tapi harus disamakan (standarnya). Yang masih awal dan sederhana, kita buatkan agar tidak menyulitkan namun aspek tata kelolanya dapat," kata Agusman.

Program kedua, penguatan sumber daya manusia (SDM). Dalam program ini, Agusman akan merealisasikannya melalui pemberian pendudukan dan latihan dalam rangka capacity building, penguatan program sertifikasi, dan pelaksanaan fit & proper test bagi calon pengurus perusahaan secara konsisten dan berkelanjutan.

Program ketiga, yakni penguatan dukungan infrastruktur TI. Melalui program ini, Agusman berupana untuk menyediakan bimbingan teknis dan konsultasi dalam pemanfaatan TI. Dengan begitu, dukungan infrastruktur TI dapat lebih memadai dan memenuhi kaidah tata kelola (IT Governance) sesuai best practice.

"Agar perusahaan dapat berjalan secara efisien dan efektif, serta mampu menjawab kebutuhan nasabah secara tepat dan cepat, sekaligus tentu bisa memberikan perlindungan yang akurat bagi nasabah dan masyarakat luas," ungkap Agusman.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 12 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 55 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia