Jumat, 15 Mei 2026

Tergolong Cepat, 93% Penduduk Indonesia Terdaftar Peserta JKN 

Penulis : Prisma Ardianto
18 Jul 2023 | 16:16 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti dalam Public Expose di Jakarta, Selasa (18/7/2023). (Prisma Ardianto/B Universe).
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti dalam Public Expose di Jakarta, Selasa (18/7/2023). (Prisma Ardianto/B Universe).

JAKARTA, Investor.id –  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) mencatat sebanyak 258.321.423 jiwa tercatat sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) per 1 Juli 2023. Data tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 93% penduduk Indonesia telah ikut JKN.

Angka cakupan kepesertaan tersebut merupakan perbandingan antara jumlah peserta JKN dengan jumlah penduduk Indonesia di akhir 2022 sebanyak 277,75 juta orang. Cakupan tersebut turut ditegaskan oleh BPJS Kesehatan.


"Kita hampir 10 tahun sudah mencapai (cakupan) hampir 92-93%. Ini mesti kita syukuri," ungkap Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti di sela-sela Public Expose di Jakarta, Selasa (18/7/2023).

Dia menerangkan, pencapaian itu relatif lebih cepat dibandingkan sejumlah negara lainnya. Korea Selatan misalnya, untuk merambah 97,2% populasi atau 50,9 juta orang sebagai peserta jaminan sosial kesehatan, dibutuhkan waktu selama 12 tahun.

Bahkan, negara-negara lain butuh waktu lebih dari 30 tahun untuk mencapai status UHC. Jepang butuh waktu 36 tahun, Kosta Rika 48 tahun, Austria 79 tahun, Belgia 118 tahun, dan Jerman 127 tahun.

ADVERTISEMENT

Pencapaian cakupan kepesertaan tersebut menjadi penting untuk semakin dekat dengan cita-cita universal health coverage (UHC). Mengutip laman Kementerian Kesehatan, UHC menurut WHO adalah menjamin semua orang mempunyai akses kepada layanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dibutuhkan, dengan mutu yang memadai sehingga efektif, disamping menjamin pula bahwa layanan tersebut tidak menimbulkan kesulitan finansial penggunanya.

"Hal ini berbeda dengan negara-negara lain yang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk mencapai capaian universal health coverage (UHC). Apalagi dengan jumlah pegawai sekitar 9 ribuan, BPJS Kesehatan mampu melayani ratusan juta peserta JKN," tambah Ghufron.


Mitra Fasilitas

Peningkatan jumlah peserta JKN juga diiringi dengan pertumbuhan mitra fasilitas kesehatan. Di tahun 2022, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 23.730 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 2.963 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Dengan jumlah pertumbuhan mitra fasilitas kesehatan, manfaat yang didapat juga sangat dirasakan penuh oleh masyarakat.


"Kami juga telah menerapkan layanan antrean online di FKTP sebanyak 21.335 dan di FKRTL sebanyak 2.779. Di FKRTL, kami telah memasang 2.631 display tindakan operasi dan 2.558 display tempat tidur untuk memberikan informasi yang lebih baik kepada peserta," ungkap Ghufron.

Sementara itu, BPJS Kesehatan juga senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan mutu layanan bagi peserta melalui inovasi berbasis digital. Inovasi berbasis digital juga telah dihadirkan untuk bisa memudahkan peserta mengakses informasi dan layanan kesehatan, dimulai dari Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA), Chat Assistant JKN (CHIKA), Voice Interactive JKN (VIKA), Aplikasi Mobile JKN hingga BPJS Kesehatan Care Center 165.


Untuk meningkatkan kualitas layanan, BPJS Kesehatan saat ini tengah menggaungkan upaya transformasi mutu layanan. Ghufron menyebut, tahun ini BPJS Kesehatan tengah berfokus kepada inovasi yang menjadi inti dari Program JKN, seperti penerapan Janji Layanan JKN yang kini telah diimplementasikan di 23.255 FKTP dan 2.923 FKRTL. Terbaru, BPJS Kesehatan telah merilis fitur I-Care JKN untuk memberikan kemudahan bagi dokter atau fasilitas kesehatan mengetahui riwayat pelayanan kesehatan peserta.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 10 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia